Thursday, May 16, 2013

KLASIFIKASI SISTEM

KLASIFIKASI  SISTEM
A. DETERMINISTIK SISTEM.

 Sistem dimana operasi-operasi (input/output) yang terjadi didalamnya  dapat ditentukan/ diketahui dengan pasti.
     Contoh :   
-          Program komputer, melaksanakan secara tepat sesuai dengan rangkaian instruksinya.
-          Sistem penggajian.

B. PROBABILISTIK SISTEM.
 Sistem yang input dan prosesnya dapat didefinisikan, tetapi output   yang 
 dihasilkan tidak dapat ditentukan dengan pasti; (selalu ada  sedikit
 kesalahan/penyimpangan terhadap ramalan jalannya sistem).
     Contoh :    
-          Sistem penilaian ujian
-          Sistem pemasaran.
  
C. OPEN SISTEM.
Sistem yang mengalami pertukaran energi, materi atau informasi dengan lingkungannya. Sistem ini cenderung memiliki sifat adaptasi, dapat menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga dapat meneruskan eksistensinya.
  Contoh :
   Sistem  keorganisasian  memiliki  kemampuan  adaptasi.  (Bisnis dalam  
   menghadapi persaingan   dari pasar yang berubah.  Perusahaan yang 
      tidak dapat menyesuaikan diri akan tersingkir)

D. CLOSED SISTEM.
Sistem fisik di mana proses yang terjadi tidak mengalami pertukaran materi, energi atau informasi dengan lingkungan di luar sistem tersebut.
Contoh :
Reaksi kimia dalam tabung berisolasi dan tertutup.

E. RELATIVELY CLOSED SISTEM.
Sistem yang tertutup tetapi tidak tertutup sama sekali untuk menerima pengaruh-pengaruh lain. Sistem ini dalam operasinya dapat menerima pengaruh dari luar yang sudah didefinisikan dalam batas-batas tertentu .
Contoh :
     Sistem komputer. (Sistem ini hanya menerima masukan yang telah ditentukan
     sebelumnya, mengolahnya dan memberikan keluaran yang juga telah ditentukan
     sebelumnya, tidak terpengaruh oleh gejolak di luar sistem).

F. ARTIFICIAL SISTEM.
Sistem yang meniru kejadian dalam alam. Sistem ini dibentuk berdasarkan kejadian di alam di mana manusia tidak mampu melakukannya. Dengan kata lain tiruan yang ada di alam.
    Contoh :
-    Sistem AI, yaitu program komputer yang mampu membuat komputer seolah -
   olah berpikir.
-    Sistem robotika.
- Jaringan neutral network.

G. NATURAL SISTEM.
     Sistem yang dibentuk dari kejadian dalam alam.
     Contoh :
      Laut, pantai, atmosfer, tata surya dll.

MANNED SISTEM.
Sistem penjelasan tingkah laku yang meliputi keikut sertaan manusia. Sistem ini dapat digambarkan  dalam cara-cara sebagai berikut :

H.1. Sistem manusia-manusia.
         Sistem yang menitik beratkan hubungan antar manusia.

H.2. Sistem manusia-mesin.
         Sistem yang mengikutsertakan mesin untuk suatu tujuan.
H.3. Sistem mesin-mesin.
Sistem yang otomatis di mana manusia mempunyai tugas untuk memulai dan mengakhiri sistem, sementara itu manusia dilibatkan juga untuk memonitor sistem.
Mesin berinteraksi dengan mesin untuk melakukan beberapa aktifitas. Pengotomatisan ini menjadikan bertambah pentingnya konsep organisasi, dimana manusia dibebaskan dari tugas-tugas rutin atau tugas-tugas fisik yang berat.

    Perancang sistem lebih banyak menggunakan metode " Relatively  Closed   dan 
    Deterministik  Sistem ", karena   sistem  ini   dalam pengerjaannya lebih mudah
    meramalkan hasil yang akan diperoleh dan lebih mudah diatur dan diawasi.
  
   Contoh :
Pada bidang sistem informasi, faktor komputer dan program komputer biasanya " Relatively Closed dan Deterministik ", tetapi faktor manusia sebagai pengelolanya  adalah " Open dan Probabilistik  Sistem ".

METODE SISTEM
A. BLACKBOX APPROACH.
Suatu sistem dimana input dan outputnya dapat didefinisikan tetapi prosesnya tidak diketahui atau tidak terdefinisi.
Metode ini hanya dapat  dimengerti oleh pihak dalam ( yang menangani ) sedangkan pihak luar hanya mengetahui masukan dan  hasilnya. Sistem ini terdapat pada subsistem tingkat terendah.

Contoh :
Bagian pencetakan uang, proses pencernaan.

ANALITYC SISTEM.
Suatu metode yang mencoba untuk melihat hubungan seluruh masalah  untuk menyelidiki kesistematisan tujuan dari sistem yang tidak efektif dan evaluasi pilihan dalam bentuk ketidak efektifan dan biaya.

Dalam metode ini beberapa langkah diberikan seperti di bawah ini :
a. menentukan identitas dari sistem.
     - sistem apa yang diterapkan.
     - batasannya.
     - apa yang dilaksanakan sistem tersebut.

b. menentukan tujuan dari sistem.
-          output yang dihasilkan dari isi sistem.
-          fungsi dan tujuan yang diminta untuk mencoba menanggulangi 
    lingkungan.

c.    - bagian-bagian apa saja yg terdapat dalam sistem dan apa
       tujuan dari masing-masing bagian tersebut.
-          tujuan masing-masing bagian sistem harus jelas.
-          cara apa yang digunakan subsistem untuk berhubungan dengan subsistem lain.

d.   bagaimana bagian-bagian yang ada dalam sistem itu saling
    berhubungan menjadi satu kesatuan.

PENGERTIAN ANALISIS SISTEM
     Suatu sistem akan dirancang oleh satu orang atau sekelompok orang yang 
     membentuk tim.  Orang  yang  merancang  sistem  ini  disebut Sistem Analis.
     Ada yang mendefinisikan sistem analis sebagai :
-          Seorang yang menggunakan pengetahuan aplikasi komputer yang dimilikinya
      untuk memecahkan masalah-masalah bisnis dibawah petunjuk manajer
      sistem.
-          Seorang yang bertanggung jawab menterjemahkan kebutuhan-kebutuhan si
      pemakai sistem (user) kedalam spesifikasi teknik  yang diperlukan oleh
      programmer dan diawasi oleh manajemen.

Pengertian sistem analis ini dapat digambarkan sebagai berikut :

FUNGSI SISTEM ANALIS
     Fungsi Sistem Analis :
-          Mengidentifikasikan masalah-masalah dari pemakai / user.
-          Menyatakan secara spesifik sasaran yang harus dicapai untuk memenuhi kebutuhan user.
-          Memilih alternatif-alternatif metode pemecahan masalah.
-      Merencanakan dan menerapkan rancangan sistemnya sesuai dengan permintaan user.
Share :

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan saran, komentar saudara, dengan ikhlas saya akan meresponnya.

 

Blog Info

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com

Visitor Info