Tuesday, February 24, 2015

Pengertian transaksi hubungan istimewa menurut UU PPh

0 komentar
Jenis Hubungan Istimewa  
1. Pengertian hubungan istimewa menurut UU PPh
Didalam praktik seringkali terjadi suatu badan usaha bertransaksi dengan badan usaha lainnya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, sedangkan keduanya masih dalam satu kelompok usaha. Dalam hal demikian, tidak menutup kemungkinan terjadi transaksi hubungan istimewa yang tidak wajar. Untuk itu, Pasal 18 ayat 4 UU PPh telah memberikan batasan tentang hubungan istimewa, yaitu hubungan istimewa dianggap ada apabila salah satu dari tiga elemen berikut ini terpenuhi.

a. Wajib Pajak mempunyai penyertaan modal langsung atau tidak langsung paling rendah 25% pada Wajib Pajak lain, hubungan antara Wajib Pajak dengan penyertaan paling rendah 25% pada dua Wajib Pajak atau lebih, demikian pula hubungan antara dua Wajib Pajak atau lebih yang disebut terakhir.

Misalnya,
PT A mempunyai 50% saham PT B. Pemilikan saham oleh PT A merupakan penyertaan langsung. Selanjutnya apabila PT B tersebut mempunyai 50% saham PT C, PT A sebagai pemegang saham PT B secara tidak langsung mempunyai penyertaan pada PT C sebesar 25%. Dalam hal demikian antara PT A, PT B dan PT C dianggap terdapat hubungan istimewa. Apabila PT A juga memiliki 25% saham PT D, antara PT B, PT C dan PT D dianggap terdapat hubungan istimewa

Hubungan kepemilikan seperti tersebut di atas dapat juga terjadi antara orang pribadi dan badan.
b. Wajib Pajak menguasai Wajib Pajak lainnya atau dua atau lebih Wajib Pajak berada di bawah penguasaan yang sama baik langsung maupun tidak langsung (melalui manajemen atau penggunaan teknologi).
c. Terdapat hubungan keluarga baik sedarah maupun semenda dalam garis keturunan lurus dan atau ke samping satu derajat.

1) Yang dimaksud dengan hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan lurus satu derajat adalah ayah, ibu, dan anak, sedangkan hubungan keluarga sedarah dalam garis keturunan ke samping satu derajat adalah saudara.

2) Yang dimaksud dengan keluarga semenda dalam garis keturunan lurus satu derajat adalah mertua dan anak tiri, sedangkan hubungan keluarga semenda dalam garis keturunan ke samping satu derajat adalah ipar.

2. Pengertian Hubungan Istimewa menurut Organization for Economic Cooperation and Development atau OECD Model (Pasal 9)

“Associated Enterprises”
Where an enterprise of a Contracting State participates directly or indirectly in the management, control or capital of an enterprise of the other Contracting State, or the same persons participate directly or indirectly in the management, control or capital of an enterprise of a Contracting State and an enterprise of the other Contracting State, and in either case conditions are made or imposed between the two enterprises in their commercial or financial relations which differ from those which would be made between independent enterprises, then any profits which would, but for those conditions, have accrued to one of the enterprises, but, by reason of those conditions, have not so accrued, may be included in the profits of that enterprise and taxed accordingly.
 
Jika kedua pengertian di atas dipersandingkan, akan terdapat dua masalah yaitu pengertian hubungan istimewa dan apa yang harus dilakukan dalam hal transaksi tidak mencerminkan harga wajar.
 
Untuk masalah yang pertama, kedua aturan tersebut pada dasarnya sama yaitu rumusan mengenai "hubungan istimewa. Perbedaannya, pada Model OECD besarnya penyertaan tidak ditentukan secara kuantitatif, sedangkan Pasal 18 ayat 4 memberikan syarat minimum besarnya penyertaan.

Masalah yang kedua, yaitu landasan yang dipakai untuk melakukan koreksi, Pasal 18 ayat 4 dan Pasal 9 OECD sedikit berbeda dari segi rumusannya, sebagai berikut.

a. Pasal 18 (4)
Ketentuan ini tidak secara tegas merujuk terjadinya transaksi dan akan dilakukan koreksi apabila tidak menunjukkan kewajaran seperti halnya tidak ada hubungan istimewa.

b. Pasal 9, OECD Model :
Terdapat transaksi antara pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa. Dalam transaksi tersebut diciptakan syarat-syarat yang tidak sesuai dengan transaksi antara pihak-pihak yang tidak mempunyai hubungan istimewa.

3. Konsekuensi dalam Transaksi Hubungan Istimewa menurut UU PPh
a. Penentuan kembali harga transfer dan DER
Direktur Jenderal Pajak sesuai dengan Pasal 18 ayat 3 UU PPh berwenang untuk menentukan kembali besarnya penghasilan dan pengurangan (transfer pricing) serta menentukan utang sebagai modal atau Debt to Equity Ratio (DER) untuk menghitung besarnya Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak yang mempunyai hubungan istimewa dengan Wajib Pajak lainnya sesuai dengan kewajaran dan kelaziman usaha yang tidak dipengaruhi oleh hubungan istimewa.

Rumusan di atas menunjukkan ada dua hal yang harus dipenuhi agar Dirjen Pajak dapat melakukan koreksi, yaitu:
1) terdapat hubungan istimewa antara pihak-pihak yang melakukan transaksi dan
2) transaksi tersebut tidak menunjukkan kewajaran dan kelaziman usaha

Contoh :
Penyertaan modal secara terselubung dengan menyatakan penyertaan modal sebagai utang. Dalam hal ini Direktur Jenderal Pajak berwenang untuk menentukan utang tersebut sebagai modal perusahaan. Penentuan tersebut dapat dilakukan, misalnya, melalui indikasi mengenai perbandingan antara modal dengan utang yang lazim (DER) terjadi antara para pihak yang tidak dipengaruhi oleh hubungan istimewa atau berdasar data atau indikasi lainnya.

Dengan demikian, bunga yang dibayarkan sehubungan dengan utang yang dianggap sebagai penyertaan modal itu tidak diperbolehkan untuk dikurangkan, sedangkan bagi pemegang saham yang menerima atau memperolehnya dianggap sebagai dividen yang dikenakan pajak.

Contoh lain tentang DER yang lebih konkret adalah DER yang diatur di dalam Kontrak Karya pertambangan umum, yaitu 5:1 atau 8:1. Dalam hal Kontrak Karya DER dikaitkan dengan jumlah investasi, yaitu investasi sampai dengan US$ 200 juta, DER-nya adalah 5:1, sedangkan untuk investasi yang melebihi US $ 200 juta, DER-nya adalah 8:1. Apabila DER sudah ditetapkan, langkah berikutnya adalah menentukan perlakuan pajak terhadap bunga yang tidak boleh dikurangkan sebagai biaya. Karena aturan tersebut diterapkan terhadap pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa, sebagaimana dijelaskan di atas bunga yang tidak memenuhi DER diperlakukan sebagai dividen.

b. Advance Pricing Agreement (APA)

Direktur Jenderal Pajak berwenang melakukan perjanjian dengan Wajib Pajak dan bekerja sama dengan pihak otoritas pajak negara lain untuk menentukan harga transaksi antar pihak-pihak yang mempunyai hubungan istimewa yang berlaku selama suatu periode tertentu dan mengawasi pelaksanaannya serta melakukan renegosiasi setelah periode tertentu tersebut berakhir. Pembahasan lebih detil tentang APA diuraikan di bab lain bersamaan dengan pembahasan Transfer Pricing.

c. Non-Deductibility
Pengeluaran dengan jumlah yang melebihi kewajaran yang dibayarkan kepada pemegang saham atau kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa sebagai imbalan sehubungan dengan pekerjaan yang dilakukan tidak boleh dikurangkan dari penghasilan bruto (lihat Pasal 9 ayat 1 (f) UU PPh).
[read more..]

Monday, February 9, 2015

Tips Cara Memulai Usaha Bisnis

0 komentar
Menjadi seorang Pengusaha Sukses
Banyak pertanyaan dari teman-teman tentang bagaimana jika ingin jadi pengusaha namun tidak memiliki modal. Sebetulnya ini bukanlah pertanyaan baru. Seseorang yang belum berpengalaman bisnis dan berniat untuk memulai bisnis, selalu ketiadaan modal (UANG) adalah hal yang paling utama dipermasalahkan.
Nah maka, begitu mereka mempunyai modal UANG mereka tanpa berpikir panjang mengenai kemampuan diri, tanpa konsultasi pada ahli bisnis, mereka gunakan sebagian besar uangnya untuk memulai bisnisnya. Akibatnya, sebelum usaha menunjukkan tanda-tanda keberhasilan, sebagian dari mereka sudah kehabisan uang, tenaga dan motivasi. Ini adalah fakta, bukan opini.

Maka untuk itu ada baiknya menguasai dahulu sebelum anda memulai bisnis sendiri

Jika Anda berkeinginan memulai suatu bisnis sendiri, janganlah membuang-buang waktu dengan suatu bisnis yang belum anda ketahui dan anda kuasai. Memulai bisnis berdasarkan pengalaman yang dipadukan dengan inovasi kedepan adalah suatu modal dasar untuk suksesnya bisnis Anda.

Banyak sudah contohnya bagaimana para pemula bisnis kandas diawal usaha. Mereka dengan hanya bermodalkan uang, keberanian dan kesempatan, mereka mencoba-coba mencari kesuksesan dalam berbisnis. Namun sayang, sebelum usaha menunjukkan tanda-tanda kesuksesan Anda sudah kehabisan modal, kehilangan kesempatan dan menumpuknya tagihan hutang.

Itulah risikonya memulai suatu bisnis kalau hanya menggunakan cara-cara sendiri dan dengan cara mencoba-coba.

Modal Usaha Adalah Suatu Proses.
Memulai usaha bukanlah sesuatu yang instan, memulai usaha itu mempunyai tahapan, butuh proses. Keberhasilan dan kegagalan setiap tahapan merupakan pembelajaran dalam meningkatkan naluri bisnis Anda.

Demi ambisi dan melupakan tahapan proses, Anda akan mencari jalan pintas. Akibatnya jika bisnis berhasil Anda akan lepas kontrol dan jika terjadi kegagalan, Anda dengan mudah menyalahkan situasi, seperti kurang modal, pasar yang sepi, lokasi yang tidak strategis dll.

Jadi modal usaha yang utama adalah proses, bukan uang semata.

Sebetulnya keinginan dan kemauan keras untuk segera menjadi seorang wirausaha itu adalah modal awal usaha, modal yang akan membantu Anda untuk segera bisa melangkah. Ingatlah tiada keberhasilan tanpa langkah tekad dan niat yang nyata nyata.

Modal berikutnya adalah belajar untuk mendapatkan keahlian dan keterampilan berbisnis. Masih ingatkah waktu kecil, bahwa jika ingin bisa naik sepeda Anda harus belajar dahulu bagaimana cara dan menguasai jalannya sepeda. Jatuh bangun dan luka adalah hal yang harus Anda alami agar mampu menguasai sepeda dengan baik. Untuk berbisnis juga demikian, Anda harus belajar dahulu, cobalah dengan banyak membaca tentang bagaimana berbisnis, ikut kursus kewiraswataan atau mendengarkan kaset-kaset tentang penjualan dan pemasaran.

Pembelajaran ini akan membuat Anda tahu banyak mana proses yang harus dikerjakan, mana yang harus direncanakan dahulu dan mana suatu proses yang harus dihindari. Sehingga Anda bisa mulai lebih fokus untuk terjun andil di dunia bisnis.

Jika Anda pertama kalinya merasa sudah bisa mengayuh sepeda, maka hal berikutnya Anda akan mencari pengalaman bersepeda bersama dengan teman-teman, di mulai dari jalan yang sepi (kecil risiko tabrakannya) sampai ke jalan raya yang begitu ramai dengan risiko tertabrak mobil. Begitu jugalah dengan bisnis, untuk menempa naluri bisnis Anda, Anda butuh pengalaman berbisnis dengan berbagai cara.

Salah satu cara untuk mendapatkan pengalaman berbisnis dengan risiko kecil adalah membantu teman-teman berbisnis, atau bekerja pada pemilik usaha sebagai tenaga pembantu, atau menjadi tenaga penjual atau pemasaran. Itu semua tidak butuh modal uang, malah Anda medapat uang gaji karena Anda membantu mereka berbisnis.

Jika Anda dapat melalui itu semua dengan prestasi kerja yang baik, ulet, disiplin, berdedikasi tinggi terhadap kelancaran bisnis dan bisa dipercaya, maka besar atau kecil bisnis yang sedang Anda kerjakan sebagai entah tenaga pembantu, karyawan, tenaga pemasaran, biasanya akan datanglah investor kepada Anda untuk menawarkan modal atau produk. Maka saatnyalah Anda berpikir untuk tidak menjadi pegawai terus dan memutuskan bagaimana menjalankan bisnis untuk Anda sendiri. Contoh Bob Sadino awal berbisnis.

Coba simak beberapa kriteria atau patokan seperti dibawah ini :
Ada beberapa patokan yang dapat digunakan apakah Anda memang sudah mengetahui dan menguasai suatu bisnis sehingga disebut mempunyai pengalaman yang baik dari suatu bisnis.

Menguasai betul mengenai produk-produk yang akan Anda jual dan tahu bagaimana kwalitas produk-produk yang sejenis yang sudah ada dipasar.

Mampu bagaimana cara-cara memberikan pelayanan yang terbaik untuk pelanggan dibandingkan pesaing lain baik pada saat pembelian ataupun setelah penjualan produk tersebut.

Mengenal baik siapa-siapa saja dan dimana saja pelanggan-pelanggan yang mencari dan memerlukan produk-produk tersebut.

Tahu persis bagaimana tingkat persaingan dipasar, dan begitu juga tahu tingkat harga-harga yang berlaku dipasaran sehingga Anda tahu pesaing-pesaing yang akan mencegah atau menghalangi pelanggan untuk membeli dari Anda.

Dengan Anda tahu dan menguasai kriteria pengalaman bisnis tersebut diatas. Maka itu semua merupakan modal awal yang Anda miliki untuk suksesnya bisnis yang akan Anda mulai sendiri. Jadi memulai suatu bisnis itu janganlah hanya menggunakan cara-cara sendiri dan dengan cara mencoba-coba. Jika Anda memang belum berpengalaman berbisnis, janganlah membicarakan uang dahulu untuk modal memulai usaha.

Itulah sedikit tips bagi anda untuk memulai bisnis bukan berdasarkan uang tetap berdasarkan niat dan keberanian disertai dengan kemampuan serta pengalaman. semoga bermanfaat untuk Anda. selamat untuk membuka bisnis adan semoga sukses sesuai dengan yang diinginkan.
[read more..]

Thursday, October 9, 2014

MEMBINA HUBUNGAN KELUARGA AGAR TETAP HARMONIS DAN TIRUAN BAGI MASYARAKAT

0 komentar
Kunci keberhasilan dalam kehidupan adalah "Mempertahankan Keluarga Harmonis 

Harta yang paling berharga adalah keluarga 
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga

Apa yang menjadi tujuan dalam suatu perkawinan ? 
Di dalam perkawinan terdapat aktivitas yang dilakukan oleh suami dan istri. Oleh karena itu dalam perkawinan (suami-istri) pasti mempunyai suatu tujuan, yaitu membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal. Keluarga dikatakan bahagia apabila dalam keluarga tersebut tidak terjadi konflik terus menerus atau ketegangan-ketegangan yang dapat menimbulkan pertengkaran-pertengkaran, sehingga keluarga berjalan "smooth" tanpa goncangan-goncangan yang berarti (free from quarelling).

Tujuh hal yang dapat kita persiapkan untuk dapat mengarungi perjalanan rumah tangga dengan baik dan lancar, adalah:

· PERTAMA, adalah Rumah Tangga. Rumah tangga disini diibaratkan sebagai sebuah kapal (bahtera) yang kokoh. Oleh karenanya dalam rumah tangga, harus dibangun atas dasar taqwa, cinta, suka sama suka dan didukung dengan kedua belah pihak keluarga yang merestui serta adanya ridho dari Tuhan Yang Maha Pencipta. Selain itu, harus adanya niat dan kebulatan tekad bahwa dalam berumah tangga itu harus berdasarkan ajaran agama yang dianut dan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan ini mudah-mudahan, rumah tangga akan menjadi kokoh. 

· KEDUA , adanya mesin yang betul-betul baik. Mesin yang dimaksud disini adalah Hati. Artinya bahwa suami istri harus memiliki tujuan yang sama dalam membangun rumah tangga. Berumah tangga bukan hanya sekedar untuk melepas nafsu birahi, melainkan harus memiliki tujuan untuk mencetak generasi-generasi bangsa yang baik, kuat dan tangguh serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tanpa punya perasaan sehati, mungkin saja tujuan tidak akan tercapai. Maka dengan dasar ini, suami istri harus mengetahui dan memahami tentang kepribadian masing-masing.

·KETIGA, adalah dengan adanya bahan bakar yang cukup dan memadai. Bahan bakar yang dimaksud disini adalah Akhlak. Dalam berumah tangga, apabila hanya berbekal cinta dan perasaan saja, tanpa dibekali atau dibarengi dengan adanya akhlak yang mulia, jangan berandai-andai dapat menguasai medan perjuangan yang berat itu. Akhlak adalah pondasi utama dalam beragama. Ada ungkapan yang mengatakan bahwa : ”tidaklah dikatakan dunia kecuali dengan agama dan tidaklah dikatakan agama kecuali dengan akhlak mulia”. Oleh karena itu kita harus membangun rumah tangga dengan akhlak yang mulia. Akhlak sebagai pondasi utama untuk membangun rumah tangga. Prinsip akhlak disini adalah saling menghargai, menghormati, menyayangi, bersikap dengan penuh senyum. 

·KEEMPAT, adalah membawa peta dan kompas sebagai pedoman perjalanan agar tidak tersesat dalam perjalanan. Dalam hal ini, Kitab suci agama adalah sebagai peta dan kompas. Sebagai pedoman agar tidak tersesat dalam perjalanan dan ketika kita menemukan kesulitan, keresahan dalam perjalanan rumah tangga, maka baca dan pahamilah kitab suci agama yang dianut kemudian kembalikan dan pasrahlah kepada Tuhan Yang Maha Menciptakan. Suami dan istri harus saling mengingatkan dan bekerjasama dalam menghadapi kesulitan hidup. Semua persoalan harus diselesaikan berdua dan ingatlah untuk selalu pasrah kepada Tuhan Yang Maha Esa. Karena ada ungkapan bahwa dengan selalu ingat kepada Tuhan, itu dapat dijadikan sebagai obat bagi kita, tetapi jika selalu ingat pada manusia itu adalah penyakit bagi kita. 

·KELIMA, adalah membawa peralatan yang memadai untuk mengantipasi macet. Dalam hal ini peralatan tersebut adalah Nasehat. Agama adalah nasehat, oleh karena itu kembalilah kepada ajaran agama yang dianut dalam menghadapi setiap persoalan, sehingga mudah terselesaikan. Maka dalam kehidupan rumah tangga, sepenuh apapun perasaan cinta suami pada istri atau sebaliknya, kesalahpahaman dan perselisihan (baik kecil maupun besar) mesti ada. Suami dan istri harus saling mengingatkan, saling menasehati dengan sabar antara keduanya untuk mencapai kebaikan. Selain itu, kita juga butuh nasehat-nasehat dari orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, atau orang yang dianggap lebih berpengalaman, sebagai obat pencerahan dalam mencapai tujuan hidup yang mungkin salah dilakukan oleh kita. Dengan mendapatkan nasehat-nasehat akan tumbuh saling percaya, saling memaafkan, dan menghargai kesalahpahaman yang terjadi. 

·KEENAM, adalah nahkoda yang pandai, lihai, dan memiliki strategi untuk mengemudi kapal. Dalam rumah tangga, suami adalah sebagai nahkoda yang lihai. Suami harus pandai memainkan peranan, dapat menjadi panutan, cerdas melihat situasi, agar penumpang atau orang yang bersamanya merasa aman, tenang dan nyaman. Seorang suami harus memiliki ikhtiar dalam menjalankan perannya, sehingga seburuk apapun situasi dan kondisi yang dihadapinya, suami harus tenang, sabar, dan berserah diri pada Tuhan Yang Maha Esa. Contoh perumpamaan adalah suami sebagai seorang nahkoda yang menghadapi cuaca yang buruk. Dia harus tetap tenang untuk mencapai tujuan, maka secara perlahan-lahan tapi pasti, dia akan lalui badai tersebut dan seluruh penumpang pasti akan menghormati dan menghargainya. Penghargaan itu akan datang dengan sendirinya, mungkin saja berupa ucapan terima kasih, mungkin ciuman, pelukan, bahkan dengan kepasrahan diri penumpang dan penumpang tersebut tiada lain adalah istri. 

·KETUJUH, adalah membawa bekal yang cukup dalam perjalanan. Kepasrahan, sebagai bekal yang cukup. Dalam menjalani kehidupan rumah tangga, kita harus banyak berusaha (bekerja) dan berdoa mencari anugrah Tuhan untuk kehidupan akhirat, tetapi jangan lupa nasib (bagian) mu untuk kehidupan dunia dan berbuat baiklah sebagaimana Tuhan berbuat baik padamu”. Karena usaha atau bekerja tanpa do’a akan sia-sia, dan begitu juga sebaliknya do’a tanpa usaha atau bekerja adalah mimpi atau angan-angan belaka. Suami harus berusaha mencari nafkah untuk menghidupi istrinya. Suami dan istri harus dapat bekerja sama untuk melindungi perjalanan yang panjang, seorang suami selayaknya mengerti kebutuhan istri dan begitu pula sebaliknya selayaknya mengerti kebutuhan suami. Dengan demikian, akan terbangun sikap saling menghargai dan toleransi dalam berumah tangga. 

Beberapa tinjauan psikologis terhadap keluarga di antaranya dapat dinyatakan melalui aspek-aspek sebagai berikut:

· Kematangan emosi dan pikiran. Kematangan emosi seseorang akan terkait erat dengan pikirannya. Jika seseorang telah matang dan dapat mengendalikan emosinya, maka orang tersebut dapat berpikir secara jernih, tenang dan lebih obyektif dalam menghadapi persoalan-persoalan dalam kehidupan keluarganya. Contohnya, jika seorang suami mengalami benturan dan ketegangan dengan istrinya, maka ia harus dapat mengendalikan kemarahannya dengan tetap berpikir positif dan jernih, tenang dan obyektif dalam menyampaikan pendapatnya, tanpa membabi buta, sehingga ucapan-ucapannya pun tidak lepas kendali karena masih dalam pengendalian dirinya secara matang dan sebaliknya.

· Toleransi. Suami dan istri perlu mengembangkan sikap saling toleransi terhadap pasangannya masing-masing. Jika salah satu pihak merasa kurang dapat melaksanakan komitmen yang sudah dibuat dengan alasan yang kuat, sebaiknya pihak lain tidak memaksakan kehendaknya, apalagi menekan atau mengancam, tetapi sebaliknya diperlukan sikap toleran terhadap kendala yang dihadapi oleh pasangannya dalam keluarga. Contohnya, jika melihat istri merasa kurang "mood" melakukan hubungan seks karena kesehatannya agak terganggu, sebaiknya suami bersikap toleran terhadap perasaan istri. Demikian juga sebaliknya, seandainya istri melihat suaminya sibuk, maka ia berusaha untuk bersikap toleran terhadap kesibukkan suami.

· Perhatian. Munculnya sikap saling perhatian antara suami dan istri karena adanya rasa kasih sayang yang menganggap bahwa pasangannya adalah yang terpenting dalam kehidupan keluarga mereka. Saling perhatian yang terjalin di antara suami-istri akan sangat membantu mereka untuk berkembang dan menjadikan seseorang mempunyai daya tarik tersendiri. Contoh, pada waktu suami berangkat ke kantor, istri mempersiapkan keperluan suami baik berupa perlengkapan pakaian maupun sarapan pagi. Sebaliknya, jika istri membutuhkan pergi berbelanja ke pasar atau mall, maka suami seharusnya bersedia untuk mengantar dan mendampinginya.

· Pengertian. Menciptakan hubungan saling pengertian di antara suami dan istri, dapat menjadi salah satu pijakan untuk memahami kekuatan dan kelemahan pasangan masing-masing. Contohnya, jika suami menghendaki istrinya menjadi pengelola keuangan rumah tangga, maka istri perlu mengatur dengan cermat agar tidak timbul masalah di kemudian hari dan sebaliknya. Jika istri mempunyai kebiasaan mengatur kebersihan rumah agar selalu tampak rapi, maka suami pun perlu mengimbanginya. Atau contoh lain, jika suami mempunyai kebiasaan tidur sambil mendengkur, maka istri perlu memahaminya agar ia dapat menyesuaikan dirinya dan sebaliknya.

· Penerimaan. Sikap menerima terhadap kekurangan sangat perlu, supaya tidak menimbulkan kekesalan. Disamping itu, kekecewaan yang disebabkan kegagalan dan tidak tercapainya harapan dapat merusak suasana rumah tangga jika tidak diterima dengan lapang dada. Contoh, seorang suami yang sudah berusaha keras untuk menopang kehidupan selalu bekerja keras. Namun, usaha kerja keras suami seringkali tidak membuahkan hasil yang nyata untuk menopang kehidupan keluarga. Dalam waktu yang bersamaan jika istrinya terus menerus mengutarakan kekecewaan kepada suaminya, maka lambat laun suaminya menjadi jengkel dan kesal yang akhirnya dapat merusak hubungan kedua belah pihak dalam keluarga. Tetapi, jika istri dapat menerima semua kegagalan yang dihadapi suaminya, maka suaminya pun akan merasa senang dan tenang karena istrinya dapat memahami kegagalannya, sehingga kedua pihak dapat membangun rumah tangga yang lebih nyaman, tentram dan bahagia.

· Kepercayaan. Suami dan istri yang saling percaya tanpa menaruh kecurigaan akan membantu memperlancar tercapainya tujuan komunikasi. Pernyataan, pendapat, atau komitmen masing-masing pasangan yang secara meyakinkan dapat dipercaya dan diandalkan, dapat membuat kedua pihak lebih tenang dalam menjalankan aktivitas mereka masing- masing dan menjadi lebih solid dalam membangun rumah tangga. Contohnya, jika kedua pasangan tidak menaruh kepercayaan dan terus menerus curiga satu sama lain, maka akan menghambat tujuan komunikasi yang diharapkan. Akhirnya, dapat menjerumuskan suami dan istri masuk dalam jurang yang semakin tidak nyaman, jauh dari kemesraan, dan komunikasi menjadi terputus karena kedua pihak ingin memuaskan keinginan mereka sendiri.

Jadi dapat kita simpulkan dari penjelasan di atas adalah dalam usaha untuk mencapai keluarga bahagia dan harmonis, maka pasangan diharapkan mempunyai tujuan yang jelas dalam berumah tangga. Kemudian dapat memenuhi kebutuhan yang diharapkan serta menciptakan komunikasi yang kondusif di antara suami dan istri. Tinjauan psikologis dan pertimbangan kematangan emosi dan pikiran, saling toleransi, saling perhatian, saling mengerti, saling menerima, dan saling meningkatkan kepercayaan antara suami-istri dan anak adalah penting dalam kehidupan keluarga terutama dalam mengatasi hambatan-hambatan yang seringkali muncul dalam kehidupan rumah tangga
[read more..]

Wednesday, October 8, 2014

Mencegah agar tidak mudah terserang penyakit

0 komentar
Untuk mengecegah segala bibit penyakit pada metabolisme tubuh kita, agar tetap segar dan semangat dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari. maka disini akan dijelaskan sedikit tentang menjaga ketahanan tubuh agar tetap fit.

1. Membiasakan buat lucu di pagi hari agar ketawa dengan syarat ketawanya bukan yang dibuat-buat
    Disaat bangun pada pagi hari biasakanlah meleontarkan kata-kata humur kepada keluarga, agar bisa menimbulkan ketawa bersama, sehingga otak kita terasa segar, dan kelancaran darah pada metabolisme tubuh kita menjadi lancar.

2. Biasakan berdoa setelah bangun dari tidur
    Sebelum beranjak ke tempat lain misalnya ke kamar mandi, ke dapur dan lain-lain, ajalah keluarga untuk berdoa bersama, jikalau mereka sudah duluan bangun, berdoalah sendiri secara iklas sampaikan ucapan rasa syukur atas berkat-Nya pada malam hari hingga masih diberi nafas kehidupan, kesehatan pada pagi hari.

3. Jauhkan dan menghidar lah dari kemarahan, kesal, kecewa khususnya pada pagi hari
    Dalam kehidupan sehari-hari tak luput dari segala cobaan tantangan baik suka maupun duka, untuk itu kita harus bisa menjadikan jiwa kita jiwa kesatria untuk menjaga dan melatih diri kita sendiri agar tidak mudah marah, kesal dan kecewa terhadap orang-orang di sekitar kita khususnya orang-orang keluarga kita terdekat yang biasanya kita merasa kecewa, marah atas ulah kelakuan mereka. untuk itu belajar dan terapkanlah mulai anda membacara artikel ini agar tidak mudah marah, tersingguh, kecewa, kesal demi kesehatan anda harus membiasakan diri untuk membuat ide menyelesaikan hal-hal tersebut dengan arif dan bijaksana sesuai berkat2 yang telah diberikan Yang Maha Kuasa terhadap kita , INGATLAH ini semua demi kesehatan anda sendiri.

4. Olahraga yang cukup dan teratur 
    Walaupun sangat banyak bahkan antri job kesibukan yang menunggu anda di kantor, baik dilapangan, tetapi atur dan biasakanlah membuat Program khusus Olahraga pada pagi hari, bila perlu buatlah jadwal tempat olahraga, serta gerakan apa yang harus dilakukan, dan biasakanlah untuk bersama-sama dengan keluarga, karena apa pun ceritanya kebersamaan itu sangat lah penting dan memberikan semagat hidup kepada kita.

5. Makan yang teratur
    Janganlah terburu-buru untuk makan pada saat makan biarpun sangat banyak pekerjaan yang menanti adan, tetapi buatlah waktu khusu untuk menyantap makanan yang telah tersedia untuk anda, karena apabila anda lebih mementingkan kerjaan anda daripada keteraturan jadwal makan anda, maka tidak ada gunanya banyak hasil pekerjaan yang anda punya, karena hidup ini hanya anugrah dan bersifat sementara.

6. Membiasakan disiplin untuk jam kerja yang teratur
     Biasakanlah disiplin serta bertanggung jawab sesuai dengan prinsip hati nuranimu, bahwa pekerjaan ini sampai sini, pekerjaan ini selesai sampai jam....hari......ini, supaya kelak ada pekerjaan lain, baik job atau rapat tugas tambahan, tugas ke luar kota, tidak memeras perputaran program kerja otak anda, jadi utamakanlah kedisiplinan menyelesaikan pekerjaan anda.

7. Membatasi waktu lembur
     Walapaun lumayan upah tambahan lembur, demi tercapainya ketercukupan dalam kehidupan ekonomi keluarga, tetapi semuanya adalah kesehatan anda lah taruhannya, jadi saya sayarakan anda perlu mempertimbangkan waktu lembur anda, agar tetap fit dalam kehidupan sehari-hari.

8. Tidur yang cukup
    Tidur lah dengan waktu yang cukup, dan usahakanlah apabila anda sudah berada di tempat tidur, agar melupakan segala sesuatu pekerjaan, atau hal-hal yang telah anda lakukan aktifitas seharian, agar pikiran anda tenang dan tidur dengan sehat.

Itulah sedikit hasil pemikiran ide saya yang saya tuliskan di Blog saya ini pada jam 13.09 WIB.
terimakasih semoga bermanfaat untuk adan
Salam saya Efendi Pakpahan,Amd. 
[read more..]
 

Blog Info

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com

Visitor Info