Tuesday, April 2, 2013

Perdagangan Luar Negeri

Salah satu aktivitas makro ekonomi yang penting adalah perdagangan luar negeri. Dalam hal ini tidak satupun negara didunia yang mempu memenuhi kebutuhannya sendiri. Ketidakmampuan  suatu negara dalam memproduksi suatu komoditas akan mendorong terjadinya perdagangan luar negeri terhadap negara lain yang kebetulan memiliki komoditas tersebut demikian juga sebaliknya. Selanjutnya aktivitas tersebut akan diikuti dengan kerjasama lain yang saling menguntungkan diantara kedua belah pihak. 


Mengapakah berbagai negara melakukan perdagangan satu sama lain? Alasannya adalah karena setiap negara tidak mampu menghasilkan semua barang yang dibutuhkannya. Negara-negara maju membutuhkan karet alam, tetapi barang tersebut tidak dapat dihasilkan dari negara-negara mereka. Maka mereka terpaksa mengimpor barang-barang tersebut dari negara-negara di Asia Tenggara, terutama dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Sebaliknya pula negara-negara di Asia Tenggara belum mampu menghasilkan sendiri barang-barang industri modern seperti kapal terbang, kapal pengangkut minyak dan mesin-mesin industri. Maka, negara-negara itu harus mengimpor barang-barang tersebut dari negara-negara maju.
            Apabila barang yang diimpor oleh suatu negara adalah sangat penting peranannya didalam kegiatan ekonomi negara tersebut, perubahan harga dan perubahan penawaran barang tersebut akan menimbulkan akibat yang sangat luas terhadap perekonomian tersebut. Hal ini jelas dapat dilihat dari pengaruh perubahan harga minyak sebagai bahan-bahan bakar bagi alat-alat pengangkutan dan mesin-mesin industri. Tidak semua negara mempunyai barang yang sangat penting tersebut. Oleh sebab itu mereka harus mengimpor dari negara-negara  yang memproduksinya, yaitu dari negara-negara timur tengah.
            Sejak beberapa waktu belakangan ini negara-negara penghasil minyak telah beberapa kali menaikkan harganya, dan kenaikan itu sangat tinggi. Langkah tersebut telah menimbulkan akibat yang buruk sekali kepada perekonomian dunia secara keseluruhan terutama pada negara-negara yang mengimpor minyak. Pada saat yang bersamaan dnegn masalah inflasi tinggi yang dihadapi negara tersebut mereka juga menghadapi masalah pengangguran yang tingkatnya cukup tinggi dan pertumbuhan ekonomi yang sangat lambat. Masalah seperti itu dinamakan masalah stagflasi, yaitu keadaan perekonomian yang sedang menghadapi resesi yang serius dan diikuti oleh masalah inflasi yang buruk.            Negara-negara produsen memperoleh keuntungan yang sangat besar dari kenaikan harga minyak yang sangat tinggi tersebut. Mereka memperoleh uang yang banyak dari ekspor minyak mereka dan ini telah mempercepat pembangunan ekonomi negara-negara tersebut. Di samping itu saat ini penduduknya telah mencapai taraf kemakmuran yang sangat tinggi. Beberapa diantara negara-negara tersebut pendapatan per kapita penduduknya yaitu angka yang selalu digunakan sebagai ukuran kasar dari kemakmuran penduduk suatu negara adalah lebih tinggi dari pada di negara-negara maju.
           Memperoleh keuntungan yang ditimbulkan oleh spesialisasi. Sebab utama dari kegiatan perdagangan luar negri adalah untuk memperoleh keuntungan yang ditimbulkan oleh spesialisasi diantara berbagai negara. Walaupun sesuatu negara dapat memproduksikan barang-barang yang sama jenisnya dengan yang dihasilkan di negara lain, tetapi mungkin negara tersebut lebih suka mengimpor barang-barang tersebut dari luar negeri dan bukan menghasilkannya sendiri. Sebagai gantinya negara itu akan memperluas kegiatannya didalam menghasilkan barang-barang yang dapat dijual  dengan menguntungkan ke luar negeri. Dengan cara ini negara itu dapat menggunakan faktor-faktor produksi yang dimilik secara lebih efisien, dan penduduk negara tersebut akan dapat menikmati lebih banyak barang daripada apabila negara itu tidak melakukan spesialisasi dan perdagangan.
            Di dalam membahas mengenai keuntungan yang diperoleh dari spesialisasi dan perdagangan luar negeri perlu dibedakan diantara pengertian keuntungan mutlak dan keuntungan berbanding.
            Yang dimaksud keuntungan mutlak adalah keuntungan yang diperoleh suatu negara dari yang melakukan spesialisasi dalam kegiatan menghasilkan produksinya kepada barang-barang yang efisiensinya lebih tinggi daripada negara-negara lain.
            Perdagangan luar negeri dapat pula berlangsung diantara dua negara dimana salah satu negara tersebut lebih efisien dari negara lain di dalam menghasilkan kedua barang yang diperdagangkan, dan kedua belah pihak akan memperoleh keuntungan dari perdangangan tersebut. Perdangan itu dimungkinkan oleh terhadapnya suatu bentuk keuntungan yang dinamakan keuntungan berbanding.
            Untuk memperoleh keuntungan dari spesialisasi haruslah setiap negara menghasilkan barang-barang yang memiliki keuntungan mutlak atau berbanding. Dengan melakukan spesialisasi tersebut suatu negara dapat mempertinggi efisiensi penggunaan faktor-faktor produksi dan penduduknya dapat menikmati lebih banyak barang.
           Keuntungan lainnya dari perdangangan luar negeri adalah untuk memperluas pasar bagi produksi-produksi yang tidak dapat dinaikkan lagi penjualannya di dalam negri dan untuk mengimpor mesin-mesin industri yang lebih modern yang pengetahuan teknik maupun manajemennya lebih baik.
           

Beberapa jenis industri telah dapat memenuhi permintaan dalam negeri sebelum mesin-mesin sepenuhnya digunakan. Ini berarti bahwa industri masih dapat meningkatkan produksinya dam memperbesar keuntungan apabila masih terdapat pasar bagi barang-barang yang dihasilakan oleh industri itu. Karena seluruh permintaan dari dalam negeri telah dipenuhi, satu-satunya cara untuk memperoleh pasar adalah dengan mengekspornya ke luar negeri.
            Apabila kapasitas dari mesin-mesin yang digunakan masih sangat rendah sehingga penggunaan mesin-mesin itu belum mencapai tingkat yang optimal, ekspor ke luar negeri akan mempertinggi efisiensi mesin-mesin yang digunakan dan mengurangi ongkos produksi. Dengan demikian, untuk industri-industri yang mempunyai sifat seperti itu, perdagangan luar negeri bukan saja akan menambah produksi dan memperbesar keuntungan, tetapi juga dapat menurunkan ongkos produksi. Faktor yang belakangan ini selanjutkan akan menimbulkan keuntungan yang lebih banyak lagi.
            Perdagangan luar negeri memungkinkan suatu negara untuk mempelajari teknik produksi yang lebih modern dan cara-cara memimpin perusahaan yang lebih modern. Lebih penting lagi perdagangan LUAR NEGERI memungkinkan negara tersebut mengimpor mesin-mesin atau alat-alat yang lebih modern untuk memenghasilkan teknik produksi dan cara produksi yang lebih baik. Keuntungan ini terutama akan dinikmati oleh negara-negara berkembang. Di negara-negara berkembang. Di negara-negara tersebut kegiatan ekonomi masih banyak yang menggunakan teknik produksi dana manajemen yang tradisional. Oleh karena produktivitasnya masih rendah dan produksinya sangat terbatas. Dengan mengimpor teknologi yang lebih modern  negara tersebut dapat menaikkan tingkat produktivitasnya dan ini akan mempercepat pertambahan produksi nasional.

Share :

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan saran, komentar saudara, dengan ikhlas saya akan meresponnya.

 
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com