Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts
Showing posts with label Jaringan Komputer. Show all posts

Tuesday, January 16, 2018

Makalah Komputer Generasi Pertama

0 komentar
1.1 Latar Belakang
Perkembangan dunia komputer saat ini sudah mulai sangat berkembang. Jika pada jaman dahulu user hanya bisa berinteraksi secara pasif dengan komputer, yaitu dengan menggunakankeyboard dan mouse, maka saat ini semua itu telah dilewati, user dapat berinteraksi dengan komputer dengan lebih natural. Hanya dengan menggunakan layar monitor saja, user sudah bisa berinteraksi dengan komputer yaitu dengan menggunakan layar sentuh dan dunia virtual.Komputer telah diyakini banyak ahli merupakan perkembangan dari alat hitung abakus yang ditemukan dan digunakan untuk pertama kali oleh bangsa Cina dari 2000 tahun yang lalu. Perkembangan komputer terus berlanjut dengan ditemukannya komputer generasi pertama yang berbasis mekanik hingga komputer generasi paling baru yang berbasis elektronik. Komputer sendiri pada awalnya diciptakan untuk tujuan membantu mempercepat perhitungan matematik. Generasi pertama tahun 1951 komputer modern UNIVAC I (Universal Automatic Computer I) dibuat tanpa alat pendukung visual, yaitu monitor.

1.2. Rumusan Masalah
Aplikasi Komputer dengan obyek tiga dimensi yang realistis terkesan sangat kuno dan tidak memiliki tantangan karena obyek tiga dimensi yang digunakan akan terlihat sama dengan obyek di dunia nyata.

1.3. Tujuan Penulisan
  • Untuk menciptakan sebuah aplikasi Augmented Reality (AR) dengan teknik Non-Photorealism rendering (NPR) berupa animasi model tiga dimensi yang digunakan untuk gamedan animasi.
  • Menerapkan parameter specular, smooth, size, edge menggunakan logika Fuzzy metode Mamdani pada aplikasi Augmented Reality (AR) untuk medapatkan perubahan shading dari Normal menjadi Cell Shading.
2.1 Pengertian Komputer
Komputer adalah sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang dan di organisasikan supaya secara otomatis menerima dan menyimpan data input, memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang telah tersimpan di dalam memori. Komputer berasal dari kata computere artinya menghitung aritmatika. Komputer secara umu digunakan untuk proses perhitungan artimatika, tanpa mesin pembantu. Menurut Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung" kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis". Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang dengan mesin hitung

2.2 Bagian-bagian Komputer
Hardware atau dalam bahasa indonesianya disebut perangkat keras yaitu berupa peralatan fisik dari sebuah sistem komputer, yang artinya peralatan ini dapat disentuh dan terlihat fisiknya. peralatan ini terdiri atas 3 jenis, yaitu:

Perangkat Masukan (Input Device) 
Perangkat masukan berfungsi untuk memasukkan data, baik berupa teks, foto, maupun gambar ke dalam komputer. Contoh perangkat input misalnya keyboard, mouse, light-pen, scanner, dan sebagainya.

Perangkat Keluaran (Output Device) 
Perangkat keluaran dipergunakan untuk menampung dan menghasilkan data yang dikeluarkan, misalnya monitor, speaker, dan printer. 

Perangkat pengolah data (Processor) 
Perangkat pengolah data dipergunakan untuk mengolah data.Pengolah data meliputi unit pengolah pusat (CPU/Central Processing Unit) dan juga mikroprosesor.

2.3 Generasi Pertama Komputer 
Komputer generasi pertama berawal dari tahun 1942 hingga tahun 1959. Saat ini merupakan zamannya komputer-komputer raksasa, seperti Z3, Colossus, ENIAC, EDVAC, EDSAC, UNIVAC I.

Karakteristik komputer pada zaman ini ditandai dengan ukurannya yang hampir sebesar kamar tidur, mengunakan tube vakum dengan jumlah yang amat banyak untuk menyimpan dan memproses perintah atau instruksi, memakan tenaga listrik ribuan watt, menggunakan bahasa mesin dan hanya dapat digunakan oleh orang yang terlatih..

Komputer genarasi pertama ini disebut juga sebagai komputer dinosaurus karena ukurannya yang relatif besar. Hanya orang yang ahli sajalah yang dapat menggunakan komputer ini karena sangat sulit dan daya komputesinya sangatlah lambat.

Ciri-ciri komputer generasi pertama :
  • Silinder magnetik untuk menyimpan data
  • Komponen yang dipergunakannya adalah tabung hampa udara (Vacum tube) untuk sirkuitnya.
  • Kapasitas penyimpanan kecil.
  • Program cuma bisa dibuat dengan bahasa mesin : Assembler.
  • Ukuran fisik komputer besar, memerlukan ruangan yang luas.
  • Cepat panas.
  • Proses kurang cepat.
  • Memerlukan dya listrik yang besar.
  • Orientasi pada aplikasi bisnis.
Komputer generasi pertama memiliki sifat-sifat sebagai berikut :
· Ukurannya besar dan memerlukan tempat yang sangat luas
· Banyak Pendingin (AC) karena banyak mengeluarkan panas
· Prosesnya relatif lambat
· Memerlukan Kapasitas untuk menyimpan data kecil.

2.4 Kelebihan Komputer Generasi Pertama

1. Memotivasi Para Ilmuan Menciptakan Komputer Terbaik 
Ya, komputer generasi pertama dapat menjadi pemicu bagi para ilmuwan dan juga para insinyur untuk mengembangkan komputer menjadi lebih baik lagi. Hal ini ditunjukkan dengan perkembangan sejarah komputer, dimana setelah komputer generasi pertama, muncullah komputer generasi kedua, dan seterusnya hingga saat ini. Mungkin saja kita hari ini tidak akan kenal dengan komputer apabila komputer generasi pertama tidak pernah ada.

2. Memicu Perkembangan Pabrik Pembuat Komputer
Yang kedua adalah, komputer generasi pertama membuat banyak perusahaan teknologi dan beberapa manufaktur berlomba untuk membuat dan juga mengembangkan komputer mereka. Tercatat ada beberapa perusahaan teknologi yang ikut andil dalam persaingan komputer generasi pertama, seperti IBM, UNIVAC, BURROGHS, dan HONEYWELL. Komputer generasi pertama sendiri juga memiliki banyak jenis dan tipe, sesuai dengan pabrik pembuatnya, seperti:

· ENIAC
· MARK II
· EDSAC
· MARK III
· UNIVAC 1
· UNIVAC II
· IBM 650
· ADVAC

Ya, meskipun hanya memiliki sedikit kelebihan namun kita harus berterima kasih kepada para insinyur yang saat itu berhasil menciptakan komputer, yang saat ini terus berkembang.

2.5 Kekurangan Komputer Generasi Pertama
Berbicara mengenai komputer generasi pertama, hampir semua aspek dari komputer generasi pertama memiliki kekurangan. Berikut ini adalah kekurangan yang dimiliki oleh komputer generasi pertama:

1. Berukuran Sangat Besar
Salah satu kekurangan dari komputer generasi pertama adalah ukurannya yang sangat besar. Untuk satu mesin komputer saja membutuhkan ruangan seluas kamar tidur. Hal ini tentu saja sangat tidak efisien dalam hal tata letak, dan membuat komputer generasi pertama ini tidak cocok untuk digunakan secara personal.

2. Memakan Konsumsi Listrik yang Besar
Selain membutuhkan ruang yang luas dan juga besar, kompouter generasi pertama juga membutuhkan daya listrik yang sangat besar. Butuh banyak daya untuk membantu menyalakan dan juga mengoperasikan komputer generasi pertama. Hal ini juga disebabkan karena kapasitas penyimpanan memory nya yang terdiri dari puluhan ribu tabung yang berukuran besar, dan juga membutuhkan daya yang sangat besar.

3. Cepat Panas
Selain membutuhkan ruang dan juga daya listrik yang besar komputer generasi pertama juga memilki kekurangan, yaitu cepat panas. Komputer ini juga menghasilkan panas yang tinggi, sehingga membutuhkan sistem AC atau pendingin ruanga yang cukup banyak apabila ingin dioperasikan. Apabila tidak menggunakan pendingin ruangan, maka komputer ini tidak akan bisa bekerja dengan baik.

4. Processor yang Lambat
Dengan daya listrik yang boros, dan juga ukuran yang besar, ternyata tidak berdampak pada pemrosesan informasi yang besar. Malahan, komputer generasi pertama memiliki kecepatan pemrosesan informasi yang sangat lambat, dan butuh kesabaran untuk menunggu pemrosesan informasi tersebut berlangsung. Karena processor yang lambat ini seolah-olah komputer hang akibat data yang berlebih, oleh karena itu processor menjadi fokus utama dalam penerapan komputer yang lebih baik agar kinerja komputer tersebut lebih maksimal.

5. Hanya Bisa Digunakan Untuk Kepentingan Spesifik
Satu komputer untuk satu tujuan saja. Itulah ciri dari komputer generasi pertama, sekaligus kekurangannya. Jadi, apabila komputer tersebut diciptakan untuk membuat suatu produk, maka komputer itu selamanya hanya akan bisa membuat satu produk saja. Untuk bisa melakukan hal lainnya, anda harus membuat komputer lainnya. Sangat tidak efisien dan juga sangat memakan waktu, yang merupakan kekurangan terparah yang dimiliki oleh komputer generasi pertama.

6. Kapasitas Harddisk yang Kecil
Meskipun memiliki puluhan ribu tabung besar yang digunakan sebagai media penyimpanan, namun ternyata tetap saja kapasitas penyimpanan memory pada komputer generasi pertama tergolong sangat kecil. Sangat tidak sebanding dengan puluhan ribu tabung memory dan juga ukuran komputer yang sangat besar saat itu.

7. Hanya Bisa Dioperasikan Menggunakan Bahasa Mesin
Jangan harap anda orang awam bisa mengopresikan komputer generasi pertama. Tanpa didukung sistem operasi, komputer generasi pertama hanya bisa dijalankan dengan menggunakan bahasa pemrograman mesin, yang jauh lebih rumit dan juga repot bahkan jka dibandingkan dengan sistem operasi DOS sekalipun. Hal ini memastikan bahwa hanya seorang insinyur sajalah yang sanggup mengoperasikan komputer generasi pertama.

8. Lebih Banyak Digunakan Untuk Bisnis
Komputer generasi pertama juga lebih banyak digunakan untuk kepentingan bisnis. Belum bisa digunakan untuk kepentingan personal, seperti mengetik dan mendengarkan lagu seperti saat ini.

9. Hanya Dimiliki Oleh Kalangan Terbatas
Yang dapat memilki komputer generasi pertama pun merupakan kalangan terbatas, tidak seperti saat ini, dimana semua orang bisa, bahkan wajib memilki koputer. KOmputer generasi pertama hanya bisa dimilik oleh mereka yang kaya, dan memiliiki ruangan khusus yang luas, serta kebanyakan hanya bisa dipesan oleh perusahaan – perusahaan saja.

4.1 Kesimpulan
Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwasanya, komputer memiliki beberapa fase sebelum mencapai bentuk yang canggih seperti sekarang. Yang bertujuan untuk mempermudah manusia dalam mengerjakan pekerjaan kantor dan semacamnya dengan aplikasi dan program yang ada didalamnya.

4.2 Saran
Dengan terus menggeliatnya perkembangan Teknologi informasi dan komunikasi, alangkah baiknya jika dibarengi dengan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif sekaligus berkarakter religius, sehingga mampu untuk menggunakan teknologi dengan mindset yang kritis terhadap kemajuan iptek, dan bersumbagsi untuk orang-orang disekitar.

DAFTAR PUSTAKA
  • Fatansyah, Ir, Buku Teks Ilmu Komputer Basis Data, Informatika, Bandung,1999
  • Firdaus. Pemrograman Database dengan Visual Basic 6.0 untuk Orang Awam, Palembang : Maxikom, 2005
  • Kadir, Abdul, Konsep & Tuntunan Praktis Basis Data, Percetakan Andi Offset,Yogyakarta, 1999
  • Jogiyanto, H.M.. Analisis &Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur
  • Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Edisi Pertama. Yogyakarta : Andi Offset,1990
[read more..]

Sunday, December 8, 2013

Penerapan Virtual Privat Network (VPN)

0 komentar
Penerapan Virtual Privat Network (VPN) 
Defenisi VPN
Virtual Private Network atau Jaringan Pribadi Maya sesungguhnya sama dengan Jaringan Pribadi (Private Network/PN) pada umumnya, di mana satu jaringan komputer suatu lembaga atau perusahaan di suatu daerah atau negara terhubung dengan jaringan komputer dari satu grup perusahaan yang sama di daerah atau negara lain. Perbedaannya hanyalah pada media penghubung antar jaringan. Kalau pada PN, media penghubungnya masih merupakan milik perusahaan/grup itu sendiri, dalam VPN, media penghubungnya adalah jaringan publik seperti Internet. 

Dalam VPN, karena media penghubung antar jaringannya adalah jaringan publik, diperlukan pengamanan dan pembatasan-pembatasan. Pengamanan diperlukan untuk menjaga agar tidak sebarang orang dari jaringan publik dapat masuk ke jaringan pribadi. Yang dikecualikan hanyalah orang-orang yang terdaftar atau terotentifikasi terlebih dahulu yang dapat masuk ke jaringan pribadi. Pembatasan diperlukan untuk menjaga agar tidak semua orang atau user dari jaringan pribadi dapat mengakses jaringan publik (internet). 

Cara membentuk VPN 
1. Tunnelling 
Sesuai dengan arti tunnel atau lorong, dalam membentuk suatu VPN ini dibuat suatu tunnel di dalam jaringan publik untuk menghubungkan antara jaringan yang satu dan jaringan lain dari suatu grup atau perusahaan.yang ingin membangun VPN tersebut. Seluruh komunikasi data antarjaringan pribadi akan melalui tunnel ini, sehingga orang atau user dari jaringan publik yang tidak memiliki izin untuk masuk tidak akan mampu untuk menyadap, mengacak atau mencuri data yang melintasi tunnel ini. Ada beberapa metode tunelling yang umum dipakai, di antaranya: 
- IPX To IP Tunnelling, atau 
- PPP To IP Tunnelling 

IPX To IP tunnelling biasa digunakan dalam jaringan VPN Novell Netware. Jadi dua jaringan Novell yang terpisah akan tetap dapat saling melakukan komunikasi data melalui jaringan publik Internet melalui tunnel ini tanpa kuatir akan adanya gangguan pihak ke-3 yang ingin mengganggu atau mencuri data. Pada IPX To IP tunnelling, paket data dengan protokol IPX (standar protokol Novell) akan dibungkus (encapsulated) terlebih dahulu oleh protokol IP (standar protokol Internet) sehingga dapat melalui tunnel ini pada jaringan publik Internet. Sama halnya untuk PPP To IP tunnelling, di mana PPP protokol diencapsulated oleh IP protokol. Saat ini beberapa vendor hardware router seperti Cisco, Shiva, Bay Networks sudah menambahkan kemampuan VPN dengan teknologi tunnelling pada hardware mereka. 

2. Firewall 
Sebagaimana layaknya suatu dinding, Firewall akan bertindak sebagai pelindung atau pembatas terhadap orang-orang yang tidak berhak untuk mengakses jaringan kita. Umumnya dua jaringan yang terpisah yang menggunakan Firewall yang sejenis, atau seorang remote user yang terhubung ke jaringan dengan menggunakan software client yang terenkripsi akan membentuk suatu VPN, meskipun media penghubung dari kedua jaringan tersebut atau penghubung antara remote user dengan jaringan tersebut adalah jaringan publik seperti Internet. 

Suatu jaringan yang terhubung ke Internet pasti memiliki IP address (alamat Internet) khusus untuk masing-masing komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut. Apabila jaringan ini tidak terlindungi oleh tunnel atau firewall, IP address tadi akan dengan mudahnya dikenali atau dilacak oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan. Akibatnya data yang terdapat dalam komputer yang terhubung ke jaringan tadi akan dapat dicuri atau diubah. Dengan adanya pelindung seperti firewall, kita bisa menyembunyikan (hide) address tadi sehingga tidak dapat dilacak oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan.

Kemampuan firewall dalam penerapannya pada VPN 
  • IP Hiding/Mapping. Kemampuan ini mengakibatkan IP address dalam jaringan dipetakan atau ditranslasikan ke suatu IP address baru. Dengan demikian IP address dalam jaringan tidak akan dikenali di Internet. 
  • Privilege Limitation. Dengan kemampuan ini kita dapat membatasi para user dalam jaringan sesuai dengan otorisasi atau hak yang diberikan kepadanya. Misalnya, User A hanya boleh mengakses home page, user B boleh mengakses home page, e-mail dan news, sedangkan user C hanya boleh mengakses e-mail. 
  • Outside Limitation. Dengan kemampuan ini kita dapat membatasi para user dalam jaringan untuk hanya mengakses ke alamat-alamat tertentu di Internet di luar dari jaringan kita. 
  • Inside Limitation. Kadang-kadang kita masih memperbolehkan orang luar untuk mengakses informasi yang tersedia dalam salah satu komputer (misalnya Web Server) dalam jaringan kita. Selain itu, tidak diperbolehkan, atau memang sama sekali tidak dizinkan untuk mengakses seluruh komputer yang terhubung ke jaringan kita. 
  • Password and Encrypted Authentication. Beberapa user di luar jaringan memang diizinkan untuk masuk ke jaringan kita untuk mengakses data dan sebagainya, dengan terlebih dahulu harus memasukkan password khusus yang sudah terenkripsi.
3. Mengamankan saluran terbuka 
Protokol TCP/IP merupakan protocol dalam set standar yang terbuka dalam pengiriman data, untuk itulah perlu dilakukan enkripsi dalam rangka penanganan keamanan data yang diterapkan pada protocol tersebut, yang meliputi : 

A. Keamanan Panda lapisan Aplikasi 
Ø SET (Secure Electronics Transaction) 
· Menentukan bagaimana transaksi mengalir antara pemakai, pedagang dan bank. 
· Menentukan fungsi keamanan : digital signature, hash dan enkripsi. 
· Produk dari Mastercard dan VISA International. 

Ø Secure HTTP 
· Produk dari workgroup IETF, diimplementasikan pada webserver mulai 1995. 
· Menentukan mekanisme kriptografi standar untuk mengenkripsikan pengiriman data http 

Ø Pretty Good Privacy (PGP) 
· Standarisasi RFC 1991 
· Membuat dan memastikan digital signature, mengenkripsi – deskripsi dan mengkompresi data. 

Ø Secure MIME (S/MIME) 
· Standarisasi RFC 1521 
· MIME (Multipurpose Internet Mail Extension)
· Menentukan cara menempelkan file untuk dikirim ke internet dengan menggunakan metode hirarki dalm 
  pendefenisian user remi dan sertfikat digitalnya. 

Ø Cybercash 
· Standarisasi RFC 1898 
· Memproses kartu kredit di internet dengan mengenkripsi dan menandatangani transaksi secara digital. 

Keamanan dalam Lapisan Transport 
Ø SSL (Secure Socket Layer) 
· Produk Netscape 
· Protocol yang menegoisasikan hubungan yang aman antara client dan server, dengan menggunakan kunci 
  enkripsi 40-bit. 

Keamanan dalam Lapisan Network 
· IP security Protocol : melindungi protocol client IP pada network layer. 
· IP Authentication header 
· IP Encapsulating Security protocol 
· Simple-key management for Internet protocol (SKIP) 
· Internet security Association and key management protocol (ISAKMP) 
· Internet key management protocol (IKMP) 

[read more..]

Penerapan Firewall

0 komentar
Penerapan Firewall - Istilah pada penerapan Firewall 
· Host 
Suatu sistem komputer yang terhubung pada suatu network.

· Bastion host 
Sistem komputer yang harus memiliki tingkat sekuritas yang tinggi karena sistem ini rawan sekali terhadap serangan hacker dan cracker, karena biasanya mesin ini diekspos ke network luar (Internet) dan merupakan titik kontak utama para user dari internal network. 

· Packet Filtering 
Aksi dari suatu devais untuk mengatur secara selektif alur data yang melintasi suatu network. Packet filter dapat memblok atau memperbolehkan suatu paket data yang melintasi network tersebut sesuai dengan kebijaksanaan alur data yang digunakan (security policy). 

· Perimeter network 
Suatu network tambahan yang terdapat di antara network yang dilindungi dengan network eksternal, untuk menyediakan layer tambahan dari suatu sistem security. Perimeter network juga sering disebut dengan DMZ (De-Millitarized Zone). Sistem Keamanan Komputer.

Keuntungan Firewall : 
  • Firewall merupakan fokus dari segala keputusan sekuritas. Hal ini disebabkan karena Firewall merupakan satu titik tempat keluar masuknya trafik internet pada suatu jaringan. 
  • Firewall dapat menerapkan suatu kebijaksanaan sekuritas. Banyak sekali service-service yang digunakan di Internet. Tidak semua service tersebut aman digunakan, oleh karenanya Firewall dapat berfungsi sebagai penjaga untuk mengawasi service-service mana yang dapat digunakan untuk menuju dan meninggalkan suatu network. 
  • Firewall dapat mencatat segala aktivitas yang berkaitan dengan alur data secara efisien. Semua trafik yang melalui Firewall dapat diamati dan dicatat segala aktivitas yang berkenaan dengan alur data tersebut. Dengan demikian Network Administrator dapat segera mengetahui jika terdapat aktivitas-aktivitas yang berusaha untuk menyerang internal network mereka. 
  • Firewall dapat digunakan untuk membatasi pengunaan sumberdaya informasi. Mesin yang menggunakan Firewall merupakan mesin yang terhubung pada beberapa network yang berbeda, sehingga kita dapat membatasi network mana saja yang dapat mengakses suatu service yang terdapat pada network lainnya. 

Kelemahan Firewall : 
  • Firewall tidak dapat melindungi network dari serangan koneksi yang tidak melewatinya (terdapat pintu lain menuju network tersebut). 
  • Firewall tidak dapat melindungi dari serangan dengan metoda baru yang belum dikenal oleh Firewall. 
  • Firewall tidak dapat melindungi dari serangan virus. 
Pilihan klasifikasi desain Firewall : 
1. Packet Filtering 
Sistem paket filtering atau sering juga disebut dengan screening router adalah router yang melakukan routing paket antara internal dan eksternal network secara selektif sesuai dengan security policy yang digunakan pada network tersebut. Informasi yang digunakan untuk menyeleksi paket-paket tersebut adalah: 
· IP address asal 
· IP address tujuan 
· Protocol (TCP, UDP, atau ICMP) 
· Port TCP atau UDP asal 
· Port TCP atau UDP tujuan 

Beberapa contoh routing paket selektif yang dilakukan oleh Screening Router : 
  • Semua koneksi dari luar sistem yang menuju internal network diblokade kecuali untuk koneksi SMTP 
  • Memperbolehkan service email dan FTP, tetapi memblok service-service berbahaya seperti TFTP, X Window, RPC dan ‘r’ service (rlogin, rsh, rcp, dan lain-lain). 
Selain memiliki keuntungan tertentu di antaranya aplikasi screening router ini dapat bersifat transparan dan implementasinya relatif lebih murah dibandingkan metode firewall yang lain, sistem paket filtering ini memiliki beberapa kekurangan yakni : tingkat securitynya masih rendah, masih memungkinkan adanya IP Spoofing, tidak ada screening pada layer-layer di atas network layer. 

2. Application Level Gateway (Proxy Services) 
Proxy service merupakan aplikasi spesifik atau program server yang dijalankan pada mesin Firewall, program ini mengambil user request untuk Internet service (seperti FTP, telnet, HTTP) dan meneruskannya (bergantung pada security policy) ke host yang dituju. Dengan kata lain adalah proxy merupakan perantara antara internal network dengan eksternal network (Internet). Pada sisi ekternal hanya dikenal mesin proxy tersebut, sedangkan mesin-mesin yang berada di balik mesin proxy tersebut tidak terlihat. Akibatnya sistem proxy ini kurang transparan terhadap user yang ada di dalam Sistem Proxy ini efektif hanya jika pada konjungsi antara internal dan eksternal network terdapat mekanisme yang tidak memperbolehkan kedua network tersebut terlibat dalam komunikasi langsung. Keuntungan yang dimiliki oleh sistem proxy ini adalah tingkat sekuritasnya lebih baik daripada screening router, deteksi paket yang dilakukan sampai pada layer aplikasi. Sedangkan kekurangan dari sistem ini adalah perfomansinya lebih rendah daripada screening router karena terjadi penambahan header pada paket yang dikirim, aplikasi yang di-support oleh proxy ini terbatas, serta sistem ini kurang transparan.

Arsitektur dasar firewall : 
· Arsitektur dengan dual-homed host (kadang kadang dikenal juga sebagai dual homed gateway/ DHG) 
Sistem DHG menggunakan sebuah komputer dengan (paling sedikit) dua network-interface. Interface pertama dihubungkan dengan jaringan internal dan yang lainnya dengan Internet. Dual-homed host nya sendiri berfungsi sebagai bastion host (front terdepan, bagian terpenting dalam firewall).

· Screened-host (screened host gateway/ SHG) 
Pada topologi SHG, fungsi firewall dilakukan oleh sebuah screening-router dan bastion host. Router ini dikonfigurasi sedemikian sehingga akan menolak semua trafik kecuali yang ditujukan ke bastion host, sedangkan pada trafik internal tidak dilakukan pembatasan. Dengan cara ini setiap client servis pada jaringan internal dapat menggunakan fasilitas komunikasi standard dengan Internet tanpa harus melalui proxy.
· screened subnet (screened subnet gateway/ SSG)
Firewall dengan arsitektur screened-subnet menggunakan dua screening-router dan jaringan tengah (perimeter network) antara kedua router tersebut, dimana ditempatkan bastion host. Kelebihan susunan ini akan terlihat pada waktu optimasi penempatan server. 

 
[read more..]

Thursday, November 21, 2013

KEAMANAN JARINGAN

0 komentar
Keamanan jaringan saat ini menjadi isu yang sangat penting dan terus berkembang. Beberapa kasus menyangkut keamanan sistem saat ini menjadi suatu garapan yang membutuhkan biaya penanganan dan proteksi yang sedemikian besar. Sistem-sistem vital seperti sistem pertahanan, sistem perbankan dan sistem-sistem setingkat itu, membutuhkan tingkat keamanan yang sedemikian tinggi. Hal ini lebih disebabkan karena kemajuan bidang jaringan komputer dengan konsep open sistemnya sehingga siapapun, di manapun dan kapanpun, mempunyai kesempatan untuk mengakses kawasan-kawasan vital tersebut.

Keamanan jaringan didefinisikan sebagai sebuah perlindungan dari sumber daya daya terhadap upaya penyingkapan, modifikasi, utilisasi, pelarangan dan perusakan oleh person yang tidak diijinkan. Beberapa insinyur jaringan mengatakan bahwa hanya ada satu cara mudah dan ampuh untuk mewujudkan sistem jaringan komputer yang aman yaitu dengan menggunakan pemisah antara komputer dengan jaringan selebar satu inci, dengan kata lain, hanya komputer yang tidak terhubung ke jaringanlah yang mempunyai keamanan yang sempurna. Meskipun ini adalah solusi yang buruk, tetapi ini menjadi trade-off antara pertimbangan fungsionalitas dan memasukan kekebalan terhadap gangguan.

Protokol suatu jaringan sendiri dapat dibuat aman. Server-server baru yang menerapkan protokol-protokol yang sudah dimodifikasi harus diterapkan. Sebuah protokol atau layanan (service) dianggap cukup aman apabila mempunyai kekebalan ITL klas 0 (tentang ITL akan dibahas nanti). Sebagai contoh, protokol seperti FTP atau Telnet, yang sering mengirimkan password secara terbuka melintasi jaringan, dapat dimodifikasi dengan menggunakan teknik enkripsi. Jaringan daemon, seperti sendmail atau fingerd, dapat dibuat lebih aman oleh pihak vendor dengan pemeriksaan kode dan patching. Bagaimanapun, permasalahan mis-konfigurasi, seperti misalnya spesifikasi yang tidak benar dari netgroup, dapat menimbulkan permasalahan kekebalan (menjadi rentan). Demikian juga kebijakan dari departemen teknologi informasi seringkali memunculkan kerumitan pemecahan masalah untuk membuat sistem menjadi kebal.

Tipe Threat
Terdapat dua kategori threat yaitu threat pasif dan threat aktif.
Threat pasif melakukan pemantauan dan atau perekaman data selama data ditranmisikan lewat fasilitas komunikasi. Tujuan penyerang adalah untuk mendapatkan informasi yang sedang dikirimkan. Kategori ini memiliki dua tipe yaitu release of message contain dan traffic analysis. Tipe Release of message contain memungkinan penyusup utnuk mendengar pesan, sedangkan tipe traffic analysis memungkinan penyusup untuk membaca header dari suatu paket sehingga bisa menentukan arah atau alamat tujuan paket dikirimkan. Penyusup dapat pula menentukan panjang dan frekuensi pesan.

Gambar Kategori threat
Threat aktif merupakan pengguna gelap suatu peralatan terhubung fasilitas komunikasi untuk mengubah transmisi data atau mengubah isyarat kendali atau memunculkandata atau isyarat kendali palsu. Untuk kategori ini terdapat tida tipe yaitu : message-stream modification, denial of message service dan masquerade. Tipe message-stream modification memungkinan pelaku untuk memilih untuk menghapus, memodifikasi, menunda, melakukan reorder dan menduplikasi pesan asli. Pelaku juga mungkin untuk menambahkan pesan-pesan palsu. Tipe denial of message service memungkinkan pelaku untuk merusak atau menunda sebagian besar atau seluruh pesan. Tipe masquerade memungkinkan pelaku untuk menyamar sebagi host atau switch asli dan berkomunikasi dengan yang host yang lain atau switch untuk mendapatkan data atau pelayanan.

Internet Threat Level
Celah-celah keamanan sistem internet, dapat disusun dalam skala klasifikasi. Skala klasifikasi ini disebut dengan istilah skala Internet Threat Level atau skala ITL. Ancaman terendah digolongkan dalam ITL kelas 0, sedangkan ancaman tertinggi digolongkan dalam ITL kelas 9. Tabel 5.1 menjelaskan masing-masing kelas ITL.

Kebanyakan permasalahan keamanan dapat diklasifikasikan ke dalam 3 kategori utama, tergantung pada kerumitan perilaku ancaman kepada sistem sasaran, yaitu :
- Ancaman-ancaman lokal. 
- Ancaman-ancaman remote
- Ancaman-ancaman dari lintas firewall

Selanjutnya klasifikasi ini dapat dipisah dalam derajat yang lebih rinci, yaitu :
• Read access 
• Non-root write and execution access 
• Root write and execution access 

Table 5.1 Skala Internet Threat Level (ITL)
Kelas
Penjelasan
0
Denial of service attack—users are unable to access files or programs.
1
Local users can gain read access to files on the local system.
2
Local users can gain write and/or execution access to non–root-owned files on the system.
3
Local users can gain write and/or execution access to root-owned files on the system.
4
Remote users on the same network can gain read access to files on the system or transmitted over the network.
5
Remote users on the same network can gain write and/or execution access to non–root-owned files on the system or transmitted over the network.
6
Remote users on the same network can gain write and/or execution access to root-owned files on the system.
7
Remote users across a firewall can gain read access to files on the system or transmitted over the network.
8
Remote users across a firewall can gain write and/or execution access to non–root-owned files on the system or transmitted over the network.
9
Remote users across a firewall can gain write and/or execution access to root-owned files on the system.

Seberapa besar tingkat ancaman dapat diukur dengan melihat beberapa faktor, antara lain : 
• Kegunaan sistem 
• Kerahasiaan data dalam sistem.
• Tingkat kepetingan dari integritas data 
• Kepentingan untuk menjaga akses yang tidak boleh terputus 
• Profil pengguna 
• Hubungan antara sistem dengan sistem yang lain. 

ENKRIPSI
Setiap orang bahwa ketika dikehendaki untuk menyimpan sesuatu secara pribadi, maka kita harus menyembunyikan agar orang lain tidak tahu. Sebagai misal ketika kita megirim surat kepada seseorang, maka kita membungkus surat tersebut dengan amplop agar tidak terbaca oleh orang lain. Untuk menambah kerahasiaan surat tersebut agar tetap tidak secara mudah dibaca orang apabila amplop dibuka, maka kita mengupayakan untuk membuat mekanisme tertentu agar isi surat tidak secara mudah dipahami. 

Cara untuk membuat pesan tidak mudah terbaca adalah enkripsi. Dalam hal ini terdapat tiga kategori enkripsi antara lain :
  • Kunci enkripsi rahasia, dalam hal ini terdapat sebuah kunci yang digunakan untuk meng-enkripsi dan juga sekaligus men-dekripsi informasi.
  • Kunci enksripsi public, dalam hal ini dua kunci digunakan, satu untuk proses enkripsi dan yang lain untuk proses dekripsi.
  • Fungsi one-way, di mana informasi di-enkripsi untuk menciptakan “signature” dari informasi asli yang bisa digunakan untuk keperluan autentifikasi.
Enkripsi dibentuk dengan berdasarkan suatu algoritma yang akan mengacak suatu informasi menjadi bentuk yang tidak bisa dibaca atau tak bisa dilihat. Dekripsi adalah proses dengan algoritma yang sama untuk mengembalikan informasi teracak menjadi bentuk aslinya. Algoritma yang digunakan harus terdiri dari susunan prosedur yang direncanakan secara hati-hati yang harus secara efektif menghasilkan sebuah bentuk terenkripsi yang tidak bisa dikembalikan oleh seseorang bahkan sekalipun mereka memiliki algoritma yang sama. 

Algoritma sederhana dapat dicontohkan di sini. Sebuah algoritma direncanakan, selanjutnya disebut algoritma (karakter+3), agar mampu mengubah setiap karakter menjadi karakter nomor tiga setelahnya. Artinya setiap menemukan huruf A, maka algoritma kan mengubahnya menjadi D, B menjadi E, C menjadi F dan seterusnya.

Sebuah pesan asli, disebut plaintext dalam bahasa kripto, dikonversikan oleh algoritma karakter+3 menjadi ciphertext (bahasa kripto untuk hasil enkripsi). Sedangkan untuk mendekripsi pesan digunakan algoritma dengan fungsi kebalikannya yaitu karakter-3

Metode enkripsi yang lebih umum adalah menggunakan sebuah algoritma dan sebuah kunci. Pada contoh di atas, algoritma bisa diubah menjadi karakter+x, di mana x adlah variabel yang berlaku sebagai kunci. Kunci bisa bersifat dinamis, artinya kunci dapt berubah-ubah sesuai kesepatan untuk lebih meningkatkan keamanan pesan. Kunci harus diletakkan terpisah dari pesan yang terenkripsi dan dikirimkan secara rahasia. Teknik semacam ini disebut sebagai symmetric (single key) atau secret key cryptography. Selanjutnya akan muncul permasalahn kedua, yaitu bagaimana mengirim kunci tersebut agar kerahasiaannya terjamin. Karena jika kunci dapat diketahui oeleh seseorang maka orang tersebut dapat membongkar pesan yang kita kirim.

Untuk mengatasi permasalahan ini, sepasang ahli masalah keamanan bernama Whitfield Diffie dan Martin Hellman mengembangkan konseppublic-key cryptography. Skema ini, disebut juga sebagai asymmetric encryption, secara konsep sangat sederhana, tetapi bersifat revolusioner dalam cakupannya. Gambar 5.2 memperlihatkan mekanisme kerja dari metode ini.
Gambar Public key cryptography.
  • Seperti terlihat pada gambar 6.2, masing-masing person mempunyai sepasang kunci, kunci privat dan kunci publik, yang secara matematis berasosiasi tetapi beda dalam fungsi. 
  • Dari dua kunci tersebut, sebuah disimpan secara pribadi (kunci privat) dan yang satunya dipublikasikan (kunci publik)
Kunci privat dijaga kerahasiaanya oleh pemiliknya atau diterbitkan pada server kunci publik apabila dihendaki. Apabila kita menginginkan untuk mengirimkan sebuah pesan terenkripsi, maka kunci publik dari penerima pesan harus diberitahukan untuk mengenkripsi pesan. Saat pesan tersebut sampai, maka penerima akan mendekripsi pesan dengan kunci privatnya. Jadi konsep sederhana yang diaplikasikan di sini adalah bahwa sebuah pesan hanya bisa didekripsi dengan sebuah kunci privat hanya apabila ia sebelumnya telah dienskripsi dengan kunci public dari pemilik kunci yang sama.

Enkripsi ini memiliki bersifat one-way function. Artinya proses enkripsi sangat mudah dilakukan, sedangkan proses dekripsi sangat sulit dilakukan apbila kunci tidak diketahui. Artinya untuk membuat suatu pesan terenkripsi hanya dibutuhkan waktu beberapa detik, sedangkan mencoba mendekripsi dengan segala kemungkinan membutuhkan waktu ratusan, tahuanan bahkan jutaan tahun meskipun menggunakan komuter yang handal sekalipun 

Enkripsi one-way digunakan untuk bebearap kegunaan. Misalkan kita memliki dokumen yang akan dikirimkan kepada seseorang atau menyimpan untuk kita buka suatu saat, kita bisa menggunakan teknik one-way function yang akan menghasilkan nilai dengan panjang tertentu yang disebut hash.. Hash merupakan suatu signature yang unik dari suatu dokumen di mana kita bisa menaruh atau mengirimkan bersama dengan dokumen kita. Penerima pesan bisa menjalankan one-way function yang sama untuk menghasilkan hash yang lain. Selanjutnya hash tersebut saling dibanding. Apabila cocok, maka dokumen dapat dikembalikan ke bentuk aslinya.

Gambar dibawah ini memperlihatkan tiga teknik utama kriptografi yaitu symmetric cryptography, asymmetric cryptography, dan one-way functions.
Gambar Tiga teknik kriptografi
[read more..]

DEFENISI INTERNETWORKING

0 komentar
Internetworking : Ketika dua atau lebih jaringan bergabung dalam sebuah aplikasi, biasanya kita sebut ragam kerja antar sistem seperti ini sebagai sebauh internetworking. Penggunaaan istilah internetwork (atau juga internet) mengacu pada perpaduan jaringan, misalnya LAN- WAN-LAN, yang digunakan. Masing-masing jaringan (LAN atau WAN) yang terlibat dalam internetwork disebut sebagai subnetwork atau subnet.

Piranti yang digunakan untuk menghubungkan antara dua jaringan, meminjam istilah ISO, disebut sebagai intermmediate system (IS) atau sebuah internetworking unit (IWU). Selanjutnya apabila fungsi utama dari sebuah intermmediate system adalah melakukan routing, maka piranti dimaksud disebut sebagai router, sedangkan apabila tugas piranti adalah menghubungkan antara dua tipe jaringan, maka disebut sebagai gateway.

Gambar Router /gateway

Sebuah protocol converter adalah sebuah IS yang menghubungkan dua jaringan yang bekerja dengan susunan protokol yang sangat berlainan, misalnya menghubungkan antara sebuah susunan protokol standar ISO dengan susunan protokol khusus dari vendor dengan susunan tertentu. Protocol converter dapat digambarkan seperti berikut ini :

Gambar  Protocol converter

Arsitektur internetworking
Arsitektur internetwork diperlihatkan pada gambar berikut ini. Gambar 4.15 memperlihatkan dua contoh dari tipe jaringan tunggal. Yang pertama (gambar 4.15a) adalah site-wide LAN yang menggabungkan LAN satu gedung atau perkantoran yang terhubung lewat sebuah jaringan backbone. Untuk menggabungkan LAN dengan tipe yang sama menggunakan piranti bridge sedangkan untuk jaringan yang bertipe beda menggunakan router.

Contoh yang kedua (gambar 4.15b) adalah sebuah WAN tunggal, seperti jaringan X.25. Pada kasus ini, setiap pertukaran paket (DCE/PSE) melayani set DCE sendiri, yang secara langsung lewat sebuah PAD, dan tiap PSE terinterkoneksi oleh jaringan switching dengan topologi mesh.


Gambar (a) Gambar (b)
Gambar  Arsitektur internetwork

Gambar Contoh Interkoneksi LAN/WAN

Network service
Pada sebuah LAN, Alamat sublayer MAC digunakan untuk mengidentifikasi ES (stasiun / DTE), dengan menggunakan untuk membentuk rute bagi frame antar sistem. Selebihnya, karena tunda transit yang pendek dan laju kesalahan bit yang kecil pada LAN, sebuah protokol jaringan tak terhubung sederhana biasanya digunakan. Artinya, kebanyakan LAN berbasis jaringan connectionless network access (CLNS)

Berbeda dengan LAN, alamat-alamat lapisan link pada kebanyakan WAN lapisan network digunakan untuk mengidentifikasi ED dan membentuk rute bagi paket didalam suatu jaringan. Karena WAN mempunyai transit yang panjang dan rentan terhadap munculnya error, maka protokol yang berorientasi hubungan (koneksi) lebih tepat untuk digunakan. Artinya, kebanyakan WAN menggunakan connection-oriented network service (CONS)
 Gambar Skema pelayanan jaringan internet

Pengalamatan
Alamat Network Service Access Point (NSAP) dipakai untuk mengidentifikasi sebuah NS_user dalam suatu end system (ES) adalah sebagai alamat network-wide unik yang membuat user teridentifikasi secara unik dalam keseluruhan jaringan. Dalam sebuah LAN atau WAN, alamat NSAP harus unik (dengan suatu batasan) di dalam domain pengalamatan jaringan tunggal. Alamat NSAP dari NS_user dibangun dari alamat point of attachtment (PA) yang digabung dengan LSAP (link) dan selector alamat interlayer NSAP (network) dalam sistem. 

Gambar 4.18 Hubungan antara alamat NSAP dan NPA

Untuk sebuah internet yang terbentuk dari beberapa jaringan dengan tipe yang berlainan, sebgai contoh LAN dengan X.25 WAN, mempunyai fornmat (susunan) dan sintaks yang berbeda dengan alamat PA dari end system atau ES (dalam hal ini juga IS). Apabila terdapat beberapa jaringan yang terhubung, maka alamat network point of attatchment (NPA) tidak bisa digunakan sebagai dasar alamat NSAP dari NS_user. Untuk pembentukan sebuah open system internetworking environment (OSIE), maka NSAP dengan susunan yang berbeda harus digunakan untk mengidentifkasi NS_user. Pengalamatan baru ini bersifat independen dari alamat NPA. Hubungan antara alamat NSAP dan NPA ditunjukkan pada gambar 4.18. Terlihat bahwa terdapat dua alamat yang sama sekali berbeda untuk masing-masing ESyang terhubung ke internet yaitu NPA dan NSAP. Almat NPA memungkinkan sistem melakukan pengiriman dan penerimaan NPDU dilingkungan lokal, sedangkan alamat NSAP berlaku untuk identifikasi NS_user dalam sebuah jaringan yang lebih luas (internetwide atau keseluruhan OSIE). Apabila sebuah IS terhubung ke lebih dari sebuah jaringan, ia harus memiliki alamat sesuai dengan NPA untuk masing-masing jaringan yang dimasukinya. 

Susunan Lapisan Network
Aturan dari lapisan jaringan untk tiap-tiap End System adalah untuk membentuk hubungan end to end. Bisa jadi hubgunan ini berbentuk CON atau CLNS. Dalam kedua bentuk tersebut, NS_user akan berhubungan tidak peduli berapa banyak tipe jaingan yang terlibat. Untuk itu diperlukan router.

Untuk mencapai tujuan interkloneksi yang demikian ini, maka sesuai model referensi OSI, lapisan network tiap-tiap ES dan IS tidak hanya terdiri dari sebuah protokol tetapi paling tidak tiga (sublayer) protokol. Masing-=masing protokol ini akan membentuk aturan yang lengkap dalam sistem pelayanan antar lapisan jaringan. Dalm terminologi ISO, masing-masing jaringan yang membangun internet yang dikenal sebagai subnet, memliki tiga protokol penting yaitu :
- Subnetwork independent convergence Protocol (SNICP)
- Subnetwork dependent convergence protocol (SNDCP)
- Subnetwork dependent access protocol (SNDAP)

Susunan ketiga protokol tersebut dalam ES digambarkan dalam gambar 4.19. Gambar 4.19(a) memperlihatkan bagian-bagian protokol tersebut dalam lapisan network (NL), sedangkan gambar 4.19(b) memeperlihatkan hubungannya dengan sebuah IS.

Gambar  Tiga buah protokol dalam NL
Gambar  Struktur IS
[read more..]

Friday, February 8, 2013

Pengertian Jaringan Komputer

0 komentar
JARINGAN KOMPUTER
Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
• Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
• Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
• Akses informasi: contohnya web browsing

Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Klasifikasi Berdasarkan skala :
  • Personal Area Network (PAN)
  • Campus Area Network (CAN)
  • Local Area Network (LAN): suatu jaringan komputer yang menghubungkan suatu komputer dengan komputer lain dengan jarak yang terbatas.
  • Metropolitant Area Network (MAN): prinsip sama dengan LAN, hanya saja jaraknya lebih luas, yaitu 10-50 km.
  • Wide Area Network (WAN): jaraknya antar kota, negara, dan benua. ini sama dengan internet.
  • Global Area Network (GAN)

Berdasarkan fungsi : Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:
• Client-server
Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.
• Peer-to-peer
Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.
Berdasarkan topologi jaringan, jaringan komputer dapat dibedakan atas:
• Topologi bus
• Topologi bintang
• Topologi cincin
• Topologi mesh
• Topologi pohon
• Topologi linier

Berdasarkan kriterianya, jaringan komputer dibedakan menjadi 4 yaitu:
1. Berdasarkan distribusi sumber informasi/data
- Jaringan terpusat Jaringan ini terdiri dari komputer klient dan server yang mana komputer klient yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer server
- Jaringan terdistribusi Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer server yang saling berhubungan dengan klient membentuk sistem jaringan tertentu.

2. Berdasarkan jangkauan geografis dibedakan menjadi:
- Jaringan LAN merupakan jaringan yang menghubungkan 2 komputer atau lebih dalam cakupan seperti laboratorium, kantor, serta dalam 1 warnet.
- Jaringan MAN Merupakan jaringan yang mencakup satu kota besar beserta daerah setempat. Contohnya jaringan telepon lokal, sistem telepon seluler, serta jaringan relay beberapa ISP internet.
- Jaringan WAN Merupakan jaringan dengan cakupan seluruh dunia. Contohnya jaringan PT. Telkom, PT. Indosat, serta jaringan GSM Seluler seperti Satelindo, Telkomsel, dan masih banyak lagi.

3. Berdasarkan peranan dan hubungan tiap komputer dalam memproses data.
- Jaringan Client-Server Pada jaringan ini terdapat 1 atau beberapa komputer server dan komputer client. Komputer yang akan menjadi komputer server maupun menjadi komputer client dan diubah-ubah melalui software jaringan pada protokolnya. Komputer client sebagai perantara untuk dapat mengakses data pada komputer server sedangkan komputer server menyediakan informasi yang diperlukan oleh komputer client.
-Jaringan Peer-to-peer Pada jaringan ini tidak ada komputer client maupun komputer server karena semua komputer dapat melakukan pengiriman maupun penerimaan informasi sehingga semua komputer berfungsi sebagai client sekaligus sebagai server.

4. Berdasarkan media transmisi data
- Jaringan Berkabel (Wired Network) Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
- Jaringan Nirkabel (Wireless Network) Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.

TURBO PASCAL
Abstract: Combining the simplicity of Apple's Object Pascal language with the power and efficiency of C++ to create Turbo Pascal 5.5, the object-oriented programming language for the rest of us. Updated with a PDF of the first two chapters of the language guide.
Antique Software: Turbo Pascal version 5.5
Ship date: 2-May-1989
Turbo Pascal 5.5, the world-standard Pascal compiler, adds Object-Oriented Programming. Combining the simplicity of Apple's Object Pascal language with the power and efficiency of C++ to create Turbo Pascal 5.5, the object-oriented programming language for the rest of us. Turbo Pascal 5.5 came in two versions: Turbo Pascal (the base product), and Turbo Pascal Professional (included Turbo Assembler and Turbo Debugger).
How to Download Turbo Pascal 5.5
Go to the Turbo Pascal 5.5 download page to download the software. When you are finished downloading the software, use your favorite zip utility (like PKZIP or WinZip) to decompress the zip file to a folder on your hard drive. Turbo Pascal 5.5 shipped on 2 floppy disks. Make sure you chose the decompression software's option to preserve folder names (-d for pkunzip, look for the check box option for winzip). You can make a 2-disk floppy set or you can install Turbo Pascal 5.5 direct from your hard drive.
These historical files are provided to the Borland community free of charge. They may be downloaded and used "as is" for personal use only. No developer support is provided. Each individual product contains copyright notices that are still in force. These files may not be made available via the Internet or any hard copy media (e.g. diskette, CDROM). We make no claims about Year 2000 compatibility for our antique software. If you have technical questions, you should ask the questions on our Internet newsgroups (there may be someone who remembers these old tools).
Turbo Pascal 5.5 Features
• Inheritance
• Static & dynamic objects
• Constructors and Destructors
• Object constants
• Compiles @ > 34,000 lines/minute
• New integrated environment tutorial
• Hypertext Help with copy & paste
• Enhanced smart linker & overlay manager
• Support for Intel 8087, 80287, 80387 math co-processors
• Integrated source-level debugging
Turbo Pascal 5.5 Advertisement
Below is a scanned image of the Turbo Pascal 5.5 advertisement. Click on the image to display a larger version (362kb) of the ad.
Hide
Community member Bill Meyer was kind enough to scan in and convert the first two chapters of the TP 5.5 Object Oriented-Programming Chapter guide into a PDF. He has done a fantastic job with it. You can view (or download, it's 2.58MB) the Introduction and "All About OOP" chapters of the guide from the file TP_55_OOP_Guide.pdf. While it's old, the OOP chapter still does a good job of covering the concepts of Object-Oriented Programming.
The following is the Readme file that came with Turbo Pascal 5.5. Please notice that any mention of support, references to phone numbers or addresses are here for historical purposes. Since this is antique software, there is no developer support for this product. If you have questions, you should ask them on our Internet newsgroups. You might find an old timer who still remembers using this version of Turbo Pascal.
WELCOME TO TURBO PASCAL 5.5
---------------------------

This README file contains important, last minute information
about Turbo Pascal 5.5. The HELPME!.DOC file also answers many
common Technical Support questions.
TABLE OF CONTENTS
-----------------

1. Turbo Debugger
2. Important Notes & Additions
3. Tour - New introduction to the IDE
4. Corrections to the manual
5. Turbo Pascal 5.5 and the Toolboxes
6. Listing of Files on the Disks

1. TURBO DEBUGGER
-----------------
Turbo Debugger has been upgraded to version 1.5 to support
Turbo Pascal 5.5's object-oriented extensions. You can debug
both 5.0 and 5.5 programs with the new release of TD (1.5). If
you have TD 1.0, you can still debug any TP 5.5 programs that
do not use objects.

If you don't already have Turbo Debugger 1.5, call Customer
Service for information about upgrading: (408) 438-5300.

2. IMPORTANT NOTES & ADDITIONS
------------------------------

o REBUILD TPUs. Remember to rebuild your old units with version
5.5 or you'll get an error 72 (Unit file format error) when you
try to use that unit. To rebuild an entire program from the
Integrated Development Environment, load the main program into
the editor and select the COMPILE/BUILD menu command. If you
are using the command-line compiler, type:

tpc /b ProgramName

You'll need to have all source code available in the logged
directory or in the OPTIONSDIRECTORYUNIT DIRECTORY path.

o COMPILER ERROR MESSAGES. The following compiler error
messages have been added or modified:

99 File and procedure types are not allowed here
146 File access denied

o RUN-TIME ERROR MESSAGE. The following new run-time error
message will occur if range-checking is on {$R+} and a call is
made to an object's virtual method when that object has not yet
been initialized via a constructor call (see Page 37 in the
Object-Oriented Programming Guide for more information):

210 Object not initialized

3. TOUR - NEW INTRODUCTION TO THE IDE
-------------------------------------

Version 5.5 now includes Tour, an online introduction to the
Integrated Development Environment (IDE). If you are new to
Turbo Pascal, spending 15 minutes with Tour will get you up to
speed in the IDE.


4. CORRECTIONS TO THE OOP GUIDE
-------------------------------

o Page 3: The reference to using TINST at the bottom of the page
should indicate Page 308 of the User's Guide.

o Page 94: To perform more complete error checking in the
code fragment at the top of the page, insert a conditional
statement immediately after the OverInitEMS call:

...
OvrInitEMS;
if (OvrResult = OvrOK) then
begin
SaveOvrRead := OvrReadBuf; { Save EMS default }
OvrReadBuf := MyOvrRead; { Install ours }
UsingEMS := true;
end;

o Page 114 - 118: Corrections or Additions to the Index

extensibility 46,78
Fail 107
with (reserved word)
statement 13,22,78,82
implicit 17
5. TURBO PASCAL 5.5 AND THE TOOLBOXES
-------------------------------------

The source code from version 4.0 of all Turbo Pascal toolboxes
(including the Turbo Pascal Tutor) is fully compatible with 5.5.


6. LIST OF FILES ON THE DISKS

INSTALL/COMPILER/TOUR/ONLINE HELP
---------------------------------
INSTALL EXE - Installs Turbo Pascal on your system
README COM - Program to display README file
TURBO EXE - Turbo Pascal Integrated Development Environment
TURBO TPL - Resident units for Turbo Pascal
TPC EXE - Command-line version of Turbo Pascal
UNPACK COM - Unpacks .ARC files
HELP ARC - Archived Turbo Pascal Help File (TURBO.HLP)
TOUR ARC - Archived Tour of the Integrated
Development Environment

TOUR EXE - Tour program
TPTOUR1 CBT - Tour data file
TPTOUR2 CBT - Tour data file

THELP COM - Memory-resident help program so you can get
Online Help even if you are not working in the
Integrated Development Environment.

README - This file!

OOP/DEMOS/BGI/DOC/UTILITIES/MISC
--------------------------------
OOPDEMOS ARC - Packed file that contains object-oriented
programming (OOP) examples

OOPDEMOS DOC - Documentation overview of OOP examples

ODEMO PAS - Example for OBJECTS.PAS
OBJECTS PAS - OOP unit that defines some basic object types
BUFSTM ASM - Assembler code for OBJECTS.PAS
DOSSTM ASM - Assembler code for OBJECTS.PAS
STREAM ASM - Assembler code for OBJECTS.PAS
OBJECTS INC - Assembler code for OBJECTS.PAS
DOSSTM OBJ - .OBJ file for OBJECTS.PAS
BUFSTM OBJ - .OBJ file for OBJECTS.PAS
STREAM OBJ - .OBJ file for OBJECTS.PAS

FDEMO PAS - Example for FORMS.PAS, SLIDERS.PAS
FORMS PAS - OOP forms entry/edit unit
SLIDERS PAS - OOP unit that extends FORMS.PAS

CARDFILE PAS - Database example for CARDS.PAS
CARDS DTA - Example data for CARDFILE.PAS
CARDS PAS - OOP unit that implements cards database
CARDGEN PAS - Generates example databases for CARDFILE.PAS

BREAKOUT PAS - OOP game example
BOUNDS PAS - OOP unit for Breakout demo
BRICKS PAS - OOP unit for Breakout demo
WALLS PAS - OOP unit for Breakout demo
COUNT PAS - OOP unit for Breakout demo
SCREEN PAS - OOP unit for Breakout demo

POINTS PAS - From page 20 of the OOP Guide
FIGURES PAS - From page 42 of the OOP Guide
FIGDEMO PAS - From page 47 of the OOP Guide
LISTDEMO PAS - From page 57 of the OOP Guide

TCALC ARC - Packed file with complete source code to
new object-oriented Turbo Calc example program

TCALC PAS - Turbo Calc example program
TCALC DOC - Documentation for TCALC demo
TCCELL PAS - OOP unit for TCALC demo
TCCELLSP PAS - OOP unit for TCALC demo
TCHASH PAS - OOP unit for TCALC demo
TCINPUT PAS - OOP unit for TCALC demo
TCLSTR PAS - OOP unit for TCALC demo
TCMENU PAS - OOP unit for TCALC demo
TCPARSER PAS - OOP unit for TCALC demo
TCRUN PAS - OOP unit for TCALC demo
TCSCREEN PAS - OOP unit for TCALC demo
TCSHEET PAS - OOP unit for TCALC demo
TCUTIL PAS - OOP unit for TCALC demo
TCCOMPAR ASM - Assembler code for TCALC demo
TCMVSMEM ASM - Assembler code for TCALC demo
TCCOMPAR OBJ - .OBJ file for TCALC demo
TCMVSMEM OBJ - .OBJ file for TCALC demo

DEMOS ARC - Packed file that contains example (non-object
oriented) programs

WINDEMO PAS - WIN.PAS demo
WIN PAS - Simple windowing extensions to Crt unit
WIN ASM - Assembler code for WIN.PAS
WIN OBJ - .OBJ file for WIN.PAS

EXECDEMO PAS - Executes a child program (DOS unit)
DIRDEMO PAS - Displays directory, uses procedural types
CRTDEMO PAS - Crt unit demo
OVRDEMO PAS - Overlay unit demo
OVRDEMO1 PAS - Example unit for OVRDEMO.PAS
OVRDEMO2 PAS - Example unit for OVRDEMO.PAS
CIRCULAR PAS - Demos the USES clause in implementation section
DISPLAY PAS - Example unit for CIRCULAR.PAS
ERROR PAS - Example unit for CIRCULAR.PAS
QSORT PAS - QuickSort example
LISTER PAS - Printer unit demo
HILB PAS - Floating-point demo
FIB8087 PAS - Recursive example that uses the 8087 math
coprocessor and avoids 8087 stack overflow
PROCVAR PAS - Simple procedural types demo
EMS PAS - Example program that shows how to use expanded
memory from your programs
CPASDEMO PAS - Example program that shows how to link TURBO C .OBJ
files into Turbo Pascal programs
CPASDEMO C - C program for use with CPASDEMO.PAS
CTOPAS TC - Turbo C configuration file to use with TC.EXE
for producing .OBJ files that can be linked with
Turbo Pascal (see CPASDEMO.PAS)
TURBOC CFG - Turbo C configuration file to use with TCC.EXE for
producing .OBJ files that can be linked with Turbo
Pascal (see CPASDEMO.PAS)

BGI ARC - Packed file that contains graphics documentation,
drivers, fonts, and examples

GRAPH TPU - Borland Graphics Interface (BGI) Graph unit
ATT BGI - Graphics device driver for AT&T 6300
CGA BGI - Graphics device driver for CGA and MCGA
EGAVGA BGI - Graphics device driver for EGA and VGA
HERC BGI - Graphics device driver for Hercules mono
PC3270 BGI - Graphics device driver for 3270 PC
IBM8514 BGI - Graphics device driver for IBM 8514
GOTH CHR - Gothic font character set
LITT CHR - Small font character set
SANS CHR - Sans serif font character set
TRIP CHR - Triplex font character set
BGIDEMO PAS - Graph unit example
ARTY PAS - Graph unit example
BGILINK PAS - Graph unit example that shows how to link
font and driver files into an .EXE file
DRIVERS PAS - Example unit for use with BGILINK.PAS
FONTS PAS - Example unit for use with BGILINK.PAS
BGILINK MAK - Make file for use with BGILINK.PAS

DOC ARC - Interface section listings for system units

THELP DOC - Documentation for memory-resident help utility
SYSTEM DOC - Interface section listing for the System unit
DOS DOC - Interface section listing for the Dos unit
CRT DOC - Interface section listing for the Crt unit
PRINTER DOC - Interface section listing for the Printer unit
OVERLAY DOC - Interface section listing for the Overlay unit
GRAPH DOC - Interface section listing for the Graph unit
TURBO3 DOC - Interface section listing for the Turbo3 unit
GRAPH3 DOC - Interface section listing for the Graph3 unit
HELPME! DOC - Text file with the answers to many common
questions. If you have a technical question
about Turbo Pascal, chances are good that the
question and answer are in HELPME!.DOC.

TINSTXFR EXE - Transfers 4.0 and 5.0 IDE customizations to 5.5
UTILS ARC - Packed file that contains a number of useful
utilities

TINST EXE - Customization program for TURBO.EXE
MAKE EXE - Manages projects
GREP COM - Searches text files for strings
TOUCH COM - Changes a file's timestamp to force re-compilation
BINOBJ EXE - Converts a binary data file to an .OBJ file
TPUMOVER EXE - Unit mover utility
TPCONFIG EXE - Converts .TP files to .CFG

TURBO3 ARC - Turbo 3.0 compatibility files

UPGRADE EXE - Program that converts 3.0 programs to 5.5
UPGRADE DTA - Data file for UPGRADE.EXE
TURBO3 TPU - TURBO3 compatibility unit
GRAPH3 TPU - GRAPH3 compatibility unit (turtle graphics)
BCD PAS - Unit to convert Turbo Pascal 3.0 BCD reals to
Turbo Pascal 5.5 floating point numbers
[read more..]
 
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com