Tuesday, May 21, 2013

Model Pendidikan Kesehatan pada Lansia

Model Pendidikan Kesehatan pada Lansia
1. Definisi manusia
Manusia adalah suatu proses menghilangnya secara perlahan-lahan kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri / mengganti diri dan mempertahankan setruktur dan fungsi normalnya sehimgga tidak dapat bertahan terhadap infeksi normalnya sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang diderita. (constantinildes,1994).
            Dengan begitu manusia secara progresif akan kehilangan daya tahan terhadap infeksi dan akan menumpuk makin banyak distorsi metabolic dan strukyural yang disebut sebagai penyakit degeneratif (seperti hipertensi,aterosklerosis, diabetes militus,dan kangker)
            Adanya yang menganalogikan menuanya manusia seperti ausnya suku cadangan suatu mesin yang bekerja sangat kompleks yang bagian-bagiannya sangat komplek dan saling mempengaruhi. Analisis tidak setuju dengan hal ini karena manusia mempunyai jiwa dsan budaya yang banyak mempengaruhi fisiknya.

ASPEK PEMBINA KESEHATAN
2.PEDOMAN PEMBINA KESEHATAN
            Tujuan pembinaan kesehatan bagi kaum lanjut usia adalah meningkatkan derajat kesehatan dan mutu kehidupan untuk mencapai masa tua yang bahagia dan berguna dalam kehidupan keluarga dan masyrakat.
            Mereka yang berusia 40-45 tahun (menjelang usia lanjut/masa virilitas) memerlukan informasi pengetahuan sebagai berikut;
  1. mengetahui sedini mungkin adanya akibat proses penuaan, misalnya adanya keluhan-keluhan :
mudah jatuh atu jatuh berulang kali,
mudah lelah,
nyeri dada,
berdebar-debar,
sesak nafas waktu melakukan kerja fisik dan lain-lain.
2.      mengetahui pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
3.      melakukan latihan kesegaran jasmani.
4.      melakukan diet dengan menu yang seimbang.
5.      Meningkstksn kegiatan sosial di masyarakat.
6.      Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Mereka yang berusia 55-64 tahun (masa presenium) memerlukan informasi pengetahuan mengenai hal-hal sebagai berikut :
1.     Pemeriksaan kesehatan secara berkala.
2.     Perawatan gizi/diet seimbang.
3.     Kegiatan olahraga/kesegaran jasmani.
4.      Perlunya berbagai alat bantu untuk tetap berdayaguna.
5.      Pengembangan hubungan sosial di masyarakat.
6.      Peningkatan hubungan sosial di masyarakat.
7.      Peningkatan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha  Esa.
     Mereka yang berusia 65 tahun ke atas dan kelompok risiko tinggi memerlukan informasi pengetahuan sebagai berikut:
  1. Pembinaan diri sendiri dalam hal pemenuhan kebutuhan pribadi,aktuvitas di dalam maupun di luar rumah.
  2. Pemakaian alat bantu sesuai dengan kebuthan gan kemampuan yang ada pada mereka.
  3. Pemeriksaan secara berkala.
  4. Pearwatan Fisioterapi di rumah sakit terdekat.
  5. Latihan kesegaran jasmani.
  6. Meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha  Esa.
Secara umum, tindakan-tindakan pencegahan praktis yang kiranya dapat dijalankan adalah sebagai berikut:
  1. Hindari berat badan yang telalu berat (obesitas atau overweight).
  2. Kurangi makanan dan pilihan makanan yang sesuai.
  3. Olahraga yang ringan dan teratur harus dilakukan.
  4. Faktor-faktor risiko penyakit jantung iskemik perlu dihindari. Ada tiga macam faktor:
faktor resiko yang tak dapat dihindari :umur, jenis kelamin,faktor keturunan.
faktor resiko yang sukar dihindari :kepribadian.
faktor resiko yang dapat dihindari/ diabatasi: merokok, hipertensi, diabetes melitus, kelebihan berat badan,hiperkolesterolemia.
  1. Menghindari timbulnya kecelakaan-kecelakaan.
  2. Tindakan-tindakan mengisi kehidupan
  3. Persiapan menghadapi pensiun.
  4. Pemeriksaan kesehatan secara periodik.
3. PROGRAM PEMELIHARAAN KESEHATAN
            Tentunya kita semua sependapat bahwa tujuam pembinaan Lanjut Usia adalah agar mereka mandiri, berguna dan sejahtera. Oleh karena itu tentunya kemandirian, kegunaan dan kesejahteraan dapat dijadikan kriteria akan kualitas hidupnya. Untuk dapat menjalani hidup yang berkualitas diperlukan bekal. Bagi seorang lanjut usia bekal ini dapat berupa pengalaman ,pengetahuan dan keahlian, kearifan dan kesehatannya. Seseorang yang menjalani hidup secara normal dapat diasumsikan bahwa semakin tua, pengalaman juga semakin banyak, pengetahuannya akan luas, keahlianya semakin mendalam dan kearifanya semakin mantap. Namun demikian, kebugaran dan kesehatannya biasanya semaikn menurun. Bersama an dengan itu, menjelang memasuki saatnya memasuki lanjut usia bagi sebagian orang akan menimbulkan masalah-masalah yang berkaitan dengan hilangnya kedudikan formal dengan segala konsekwensinya serta perubahan-perubahan yang terjadi yang dirasakan sebagian hilangnya teman-teman dalam arti kata yang sesungguhnya.
            Kesehatan yang dimaksud disini adalah keadaan sejahtera secara fisik, mental, sosial dan tidak sekedar bebas penyakit atau cacat. Kondisi kesehatan inilah yang pada hakikatnya menjadi penompang untuk mengamalkan pengalaman, ilmu, keahlian dan kearifan secara optimal. Kesehatan pada dasarnya dipengaruhi oleh empat faktor utama yaitu faktor keturunan, lingkungan upaya kesehatan dan perilaku. Terhadap faktor keturunan tuntunya kita tidak bisa bebuat apa-apa, dalam arti bahwa sesuatu yang diturunkan akan melekat pada diri kita untuk selama-lamanya.dalam hal yang berkaitan dengan lingkungan , dalam banyak hal kita sering tidak mempunyai pilihan kecuali kita bisa memperbaikinya sendiri-sendiri maupun secara kolektif. Upaya kesehatan terutama menjadi tanggung jawab instintusi kesehatan. Tetapi menyangkut masalah perilaku sepenuhnya terletak di tangan orang masing-masing.
            Dengan perilaku yang sehat , interaksi orang dengan limgkungannya maupun upaya kesehatan dapat menghasilkan kualitas hidup yang memadai dan mungkin juga umur panjang. Program tiga sehat pada hakikatnya adalah sebuah program perilaku. Disebut tiga sehat oleh karena mempunyai tiga komponen, yaitu mental, olahraga dan gizi, ketiganya merupakan tritunggal. Untuk mendapatkan manfaat yang optimal ketigannya harus dijalankan tanpa mengabaikan salah satu. Sebagai program perilaku, keberhasilan program ini akan sangat tergantung pada niat dan ketentuan yang menjalaninya.
            Pokok-pokok kegiatannya sebagai berikut:
  1. Olahraga secara teratur minimal 3 kali dalam seminggu yakni berjalan kaki, kalau bisa dengan kecepatan 6 km/jam selama 45 menit sampai 1 jam setiap kalinya. Kecepatan ini disesuaikan dengan kemampuan, yang terpenting adalah teraturnya olahraga tersebut dijalankan.
  1. Diet dengan pedoman sebagai berikut :
a.       Susunan makanan yabg beraneka ragam,
b.      Mengurangi konsumsi gula,
c.       Mengurangi konsumsi garam,
d.      Membatasi  konsumsi lemak,
e.       Meningkatkan serat dan pati sebagai sumber kalori
f.       Untuk menjaga disiplin, kiat yang dapat dijalankan adalah 3 kali seminggu pada hari senin, Rabu, Jumat tidak mengkonsumsi sama sekali makanan hewani. Sedangkan pada hari-hari lainnya berpedoman kepada apa ang disebutkan di atas.
Dalam kaitanya dengan mental, diusahakan:
  1. Tetap aktif secara mental,
  2. Tetap aktif dalam kehidupan sosial,
  3. Menerima proses menjadi tua dengan ikhlas dan menyesuaikan diri dengan realitas,
  4. Menjahui polusi mental,
  5. Meningkatkan kehidupan spiritual.
Dalam konteksnya dengan program tiga sehat ini, kegiatan olahraga dilakukan di luar tempat yang rutin, untuk lebih  meningkaykan kegairahan fisik maupun mental.selanjutnya, sekali dalam sebulan, yaitu setiap hari rabu pertama pada sore hari, dilaksanakan pertemuan sosial yang diisi ceramah-ceramah dengan yang bervariasi.
Semua kegiatan diatas dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan berkala yang dilakukan sekali dsalam setahun. Evaluasi sementara memberikan kesehatan berikut:
  1. Program tiga sehat yang diterapkan kepada purnawirawan dan warakawuri dirasakan dengan mengairahkan kehidupannya serta menjdi cara untuk menghilangkan stres.
  2. Dirasakan meningkatnya kebugaran serta menurunnya frekwensi keluhan sakit yang tidak jelas (masuk angin).
  3. Menurunya kebutuhan akan obat-obatan bagi mereka yang menderita penyakit tertentu.
Share :

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan saran, komentar saudara, dengan ikhlas saya akan meresponnya.

 

Blog Info

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com

Histats