Sunday, October 6, 2013

Manajer SDM dan departemennya menjalankan 3 fungsi utama

Manajer SDM dan departemennya menjalankan 3 fungsi utama, yaitu : 
  1. Manajer menggunakan wewenang lini dalam unit dan mengimplikasikan wewenang dimana saja dalam organisasi. 
  2. Manajer menggunakan fungsi koordinasi untuk memastikan bahwa sasaran dan kebijakan SDM organisasi dikoordinasi dan diimplementasikan. 
  3. Manajer memberi berbagai layanan staf kepada manajemen lini. 
Fungsi-fungsi MSDM 

Edwin B. Flippo
Dale Yorder
T. Hani Handoko

Gary  Dessler

Malayu S.P. Hasibuan
1.    Planning
2.    Organizing
3.    Directing
4.    Controlling
5.    Procurement
6.    Development
7.    Compensation
8.    Integration
9.    Maintenance
10. Separation
1.    Staffing
w Recruitment
w Selection
w Promotion
w Placement
2.    Employee, Development & Training
3.    Labour Relation
4.    Wage & Salary Administration
5.    Employee, Benefit & Service
6.    Research including Merriment of Record
1.   Penarikan
2.   Seleksi
3.   Pengembangan
4.   Pemeliharaan
5.   Penggunaan

1.   Recruitment
2.   Selection
3.   Training
4.   Compensation
5.   Job analysis
6.   Development

1.   Planning
2.   Organizing
3.   Directing
4.   Controlling
5.   Procurement
6.   Development
7.   Compensation
8.   Integration
9.   Maintenance
10.Disciplines
11.Separation

Perubahan-perubahan dalam lingkungan MSDM menuntut SDM untuk memainkan peranan yang lebih utama dalam organisasi, yang mencakup : 
1. Keragaman angkatan kerja yang terus tumbuh. 
2. Perubahan tehnologi yang cepat. 
3. Globalisasi. 
4. Perubahan-perubahan dalam dunia kerja, seperti pergeseran kearah masyarakat jasa dan tekanan yang 
    terus berkembang pada pendidikan dan modal manusia. 

Perubahan peran dari MSDM dalam menyesuaikan diri dengan trend-trend yang terjadi saat ini, yaitu : 
  1. SDM dan Pendorong produktivitas, artinya adalah dalam menciptakan suatu keunggulan kompetitif dan efisiensi dan efektifitas organisasi. 
  2. SDM dan Ketanggapan, organisasi harus tanggap terhadap inovasi produk dan perubahan tehnologis. 
  3. SDM dan Jasa, artinya gunakanlah praktik-praktik SDM yang progresif untuk membangun komitmen dan semangat kerja karyawan. 
  4. SDM dan Komitmen karyawan, artinya memberikan perhatian terhadap perlakuan adil atas keluhan-keluhan dan hal-hal disipliner karyawan. 
  5. SDM dan Strategi Perusahaan, artinya bahwa SDM tanggap terhadap perubahan-perubahan lingkungan yang terjadi, sehingga dibutuhkan pembentukan tim kerja yang setia dan trampil dalam menyusun strategi perusahaan. 
Hubungan antara strategi dalam perusahaan multibisnis dapat dirumuskan dalam 3 tipe, yaitu : 
  1. Strategi korporasi : untuk mengidentifikasi ramuan bisnis yang akan dimasuki perusahaan. 
  2. Strategi bersaing tingkat bisnis : mengidentifikasi bagaimana masing-masing bisnis perusahaan akan bersaing. 
  3. Strategi fungsional : mengidentifikasi bagaimana manufacturing, penjualan dan fungsi lain dari unit akan menyumbangkan kepada strategi bisnis. 
Sifat dari perencanaan strategis, yaitu : 
1. Membangun keunggulan bersaing : strategi bersaing mengarah kepada suatu posisi yang mampu-laba dan mampu-dukung berhadapan dengan kekuatan yang menentukan persaingan industri. 

Ada 3 strategi untuk menciptakan keunggulan kompetitif (Michael Porter) : 

w Overall cost leadership : perusahaan berusaha menjadi pemimpin biaya rendah. 

w Differentiation : perusahan berupaya untuk menjadi unik dalam industrinya sepanjang dimensi yang secara luas dihargai pembeli. 

w Focus : perusahaan berupaya untuk mencari niche market yang belum dilayani oleh pesaing. 

2. SDM sebagai keunggulan bersaing : perusahaan berupaya untuk memperoleh angkatan kerja yang bermutu tinggi. 

Faktor-faktor lingkungan dalam keputusan personalia, yaitu : 
1. Lingkungan Eksternal organisasi, yaitu 
  • Tantangan Teknologi; bertdampak melalui 2 cara : (1). Dampak yang merubah industri secara keseluruhan, misal kemajuan transportasi dan komunikasi meningkatkan mobilitas angkatan kerja. (2). Otomatisasi, misalnya penggunaan komputer dalam perusahaan. 
  • Tantangan Ekonomi; perubahan ekonomi berdampak pada : permintaan akan karyawan baru, tumbuh dan berkembangnya program-program pelatihan. Dari perubahan tersebut berdampak pada perusahaan adalah peningkatan kerja, penawaran benefit yang baik, dan perbaikan kondisi kerja. 
  • Keadaan Politik dan Pemerintah; misalnya kebijakan pemerintah tentang UMP (upah minimum propinsi), keputusan tentang PHK, dan lainnya. 
  • Tantangan Demografis; misalnya perubahan tingkat pendidikan, umur, persentase penduduk yang termasuk angkatan kerja. 
  • Kondisi Geografis; misalnya perusahaan yang berlokasi di daerah terpencil, akan mempengaruhi tingkat kompensasi karyawan. 
  • Kondisi Sosial Budaya; misalnya banyaknya partisipasi tenaga kerja wanita, banyaknya orang dengan mudah memperoleh pendidikan. 
  • Pasar Tenaga Kerja; ada 3 faktor yang mempengaruhi kegiatan pemenuhan kebutuhan personalia perusahaan, yaitu : (1). Reputasi perusahaan dimata angkatan kerja, (2). Tingkat pertumbuhan angkatan kerja, (3). Tersedianya tenaga kerja dengan pengetahuan dan ketrampilan yang dibutuhkan. 
  •  Kegiatan-Kegiatan Para Pesaing; misalnya pembajakan para manajer, kenaikan gaji/tahun di suatu bank akan berpengaruh pada bank-bank lainnya. 

Share :

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan saran, komentar saudara, dengan ikhlas saya akan meresponnya.

 
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com