Monday, January 13, 2014

Jenis-jenis Menulis

Hakikat Menulis : Menurut Tarigan (dalam Tarigan, 1982 : 21), menulis adalah menurunkan atau melukiskan lambang-lambang grafik yang menggambarkan suatu bahasa yang dipahami oleh seseorang, sehingga orang lain dapat membaca lambang-lambang grafik tersebut kalau mereka memahami bahasa dan grafik tersebut. Dari pendapat di atas dapat disimpulkan, menulis pada hakikatnya adalah salah satu cara manusia dalam berkomunikasi selain mendengar, membaca, dan berbicara. Pesan disampaikan dalam bentuk lambang-lambang atau simbol-simbol yang dapat dipahami orang yang membacanya sehingga pesan tersebut dapat tersampaikan. Pesan yang disampaikan bisa berupa informasi, gagasan, pemikiran, dan sebagainya. 

Yunus (2009) menjelaskan, proses menulis terdiri dari tiga tahap, antara lain: tahap prapenulisan, penulisan, dan pascapenulisan. Tahap prapenulisan terdiri dari memilih topik, tujuan, dan sasaran karangan, mengumpulkan bahan, serta menyusun kerangka karangan. Hal ini dilakukan sebagai tahap persiapan utuk menulis. Kemudian dilanjutkan dengan penjabaran dan pengembangan dari tiap-tiap kerangka yang telah disusun dengan memperhatian kelogisan dan keruntutan kalimat. Kegiatan ini disebut tahap penulisan. Hasil pengembangan pada tahap penulisan direvisi dan diperbaiki agar menjadi suatu karangan yang baik di tahap pascapenulisan.

Dari penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa pengertian menulis adalah kegiatan menuangkan ide, gagasan, dan pengalaman dalam bentuk bahasa tulis untuk menyampaikan pesan kepada pembacanya.

Jenis-jenis Menulis : Jenis-jenis tulisan ada dua, yaitu fiksi dan nonfiksi. Karangan fiksi adalah karangan yang sifatnya rekaan, karangan, khayalan (Kokonata, 2009). Mawoto dkk (Kokonata, 2009), menjelaskan bahwa cerita fiksi merupakan hasil olahan imajinasi seorang pengarang berdasarkan pandangan, tafsiran, dan penilaiannya terhadap peristiwa-peristiwa yang pernah terjadi secara nyata ataupun yang hanya terjadi dalam khayalan penulis saja. nonfiksi adalah bentuk tulisan yang menjelaskan atau menggambarkan sesuatu yang nyata dan terjadi. Penulisan nonfiksi harus memaparkan bukti-bukti yang ada sesuai dengan topik bahasan. Tujuan dibuatnya tulisan nonfiksi adalah untuk memberikan informasi yang jelas dan tepat kepada pembaca, sehingga pembaca memperoleh pengetahuan dan dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh dari nonfiksi antara lain, artikel, paper, laporan, dan sebagainya. 

Berdasarkan penjelasan tersebut, maka dapat diketahui bahwa puisi adalah salah satu jenis fiksi. Hal ini didasarkan pada pemilihan kata dalam membuat puisi sangat bersifat imajinatif (khayalan).
Share :

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan saran, komentar saudara, dengan ikhlas saya akan meresponnya.

 

Blog Info

SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com

Histats