Saturday, October 22, 2016

Pengertian Implementasi, Optimasi

Implementasi   
Menurut Kusrini dan Andri Koniyo (2007:280). Implementasi merupakan kegiatan akhir dari proses penerapan sistem baru dimana sistem yang baru ini akan dioperasikan secara menyeluruh. Terhadap sistem yang baru itu sudah harus dilakukan proses analisis dan desain secara terperinci.
Proses implementasi terdiri dari 3 tahap, yaitu :
1.    Penerapan dan proses implementasi
2.    Pelaksanaan proses implementasi
3.    Tindak lanjut proses implementasi


Optimasi Biaya Penugasan
Optimasi
Kembali pada masalah mewujudkan sistem dan hubungannya dengan biaya selama siklus sistem, maka yang harus diusahakan adalah tercapainya keseimbangan optimal antara biaya yang diperlukan dengan sistem yang hendak diwujudkan untuk mencapai tujuan usaha. Ini berarti harus dilakukan analisis efektivitas sistem terhadap siklus biaya dan diadakan penyesuaian-penyesuaian sampai tercapai keseimbangan optimal antara biaya yang diperlukan, keterbatasan biaya dan efektivitas sistem yang dapat dicapai. Tentu saja setiap situasi akan melahirkan keseimbangan optimal yang berbeda-beda tergantung dari gabungan parameter yang dikehendaki dan tersedianya biaya atau sebaliknya (Iman Soeharto,  1995:37).


Biaya    
Menurut Iman Soeharto (1995:313). Biaya adalah jumlah segala usaha dan pengeluaran yang dilakukan dalam mengembangkan, memproduksi dan aplikasi produk. Penghasil produk selalu memikirkan akibat dari adanya biaya terhadap kualitas, reabilitas, dan maintainability karena ini akan berpengaruh terhadap biaya bagi pemakai. Biaya pengembangan merupakan komponen yang cukup besar dari total biaya. Sedangkan perhatian terhadap biaya produksi amat diperlukan karena sering mengandung sejumlah biaya yang tidak perlu (unnecessary cost).

Biaya Tenaga Ahli
Umumnya pengeluaran untuk penugasan tenaga ahli merupakan komponen utama. Pengeluaran ini dinyatakan sebagai jam-orang atau bulan-orang (man-month). Di dalam merencanakan penugasan tenaga ahli hendaknya mengacu kepada kegiatan spesifik yang akan dikerjakan dan bukan klasifikasi secara umum. Acapkali dilakukan penyesuaian berulang-ulang sebelum sampai pada keadaan yang dianggap paling tepat antara berbagai parameter seperti jumlah tenaga ahli, macam keahlian serta jadwal penyelesaian yang diharapkan.
Dengan telah diselesaikannya perencanaan tenaga ahli (jenis keahlian, jumlah dan waktu penugasan) maka selanjutnya dapat dibuat perkiraan jumlah total biaya man-month rate yang terdiri dari unsure-unsur sebaga berikut :
1.    Upah dasar tenaga ahli
Upah dasar tenaga ahli adalah upah bulanan yang diterimakan kepada tenaga ahli dari perusahaan dimana mereka bergabung. Upah ini tidak termasuk penyedia fasilitas seperti uang sewa rumah, biaya transportasi dan lain-lain. Tanaga ahli pada perusahaan sering kali bukan merupakan karyawan tetap, tetapi dipekerjakan hanya pada waktu tertentu.
2.    Jaminan dan kompensasi
Jaminan dan kompensasi tambahan adalah tambahan pendapatan di atas upah dasar, dapat berupa jaminan kesehatan, uang cuti, pensuin, gaji bulan ke-13 dan lain sebagainya.
3.    Overhead dan biaya administrasi
Unsure biaya ini adalah biaya yang digunakan oleh perusahaan untuk memutar roda usahanya. Antara lain terdiri dari biaya-biaya pemasaran, sewa kantor, telekomunikasi, utiliti, administrasi dan staf pendukung kantor pusat. Staf pendukung umumnya mempunyai tugas pengembangan, pengkajian dan pemantauan usaha.
4.    Fee
Fee adalah unsur biaya yang dibebankan kepada pemakai jasa sebagai laba perusahaan.

Penugasan
Menurut Pangestu Subagyo, Marwan Asri, T. Hani Handoko (1983:109). Masalah penugasan (assignment problem) merupakan suatu kasus khusus dari masalah linear programming pada umumnya. Dalam dunia usaha (bisnis) dan industry, manajemen sering menghadapi masalah-masalah yang berhubungan dengan penugasan optimal dari bermacam-macam sumber yang produktif atau personalia yang mempunyai tingkat efisiensi yang berbeda-beda untuk tugas yang berbeda-beda pula.

Masalah penugasan (assignment problem) merupakan masalah yang dihadapi ketika terdapat sejumlah tugas dengan sejumlah sumber pekerja dimana untuk menyelesaikan masalah tersebut jumlah tugas dan jumlah objek pekerja harus sama. Salah satu metode untuk menyelesaikan masalah penugasan adalah Hungarian method, dimana Hungarian method menyelesaikan masalah penugasan dengan menyamakan jumlah tugas dengan jumlah sumber pekerja atau dapat dijelaskan dengan “n” tugas dan “n” sumber pekerja sehingga kemungkinan solusi n! (n factorial).
Share :

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan saran, komentar saudara, dengan ikhlas saya akan meresponnya.

 
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com