Tuesday, March 19, 2013

PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS


PEMERIKSAAN MIKROSKOPIS
Enterobakteriaceae
Bahan dan cara
Spesimen berupa feses atau rectal swab atau cairan duodenum  yang diambil dari penderita diare akut sebelum pengobatan dimulai, dimasukkan dalam media transpor Cary dan Blair.
Isolasi dan Identifikasi
Isolasi dan identifikasi bakteri golongan enterobacteriacae dilakukan secara konvensional, secara langsung dan tidak langsung yaitu melalui enrichment media selenite broth. Bagi V cholerae digunakan enrichment media alkalis pepton dengan 4 % alkalis NaCl berturut-turut, sebagai plating media digunakan thiosulfate  citrate bile salt sucrose agar (TCBS), konfirmasi serologis dilakukan dengan menggunakan anti sera V. Cholerae polyvalen, ogawa dan inaba. Salah satu pemeriksaan yang dapat dilakukan adalah : cara ELISA untuk memeriksa ETEC  ( Enzyme Linked Immunosorbent assay ) tipe LT.

Cara pemeriksaan E.Coli enterogenik (ETEC)
Setelah tinja dikultur dan diperiksa akan E.coli menurut cara cowen dan steel (1970) dan setelah dapat dipastikan bahwa koloni tersebut adalah benar-benar E.coli, maka dilakukan pemindahan pada perbenihan kaldu Evans. Perbenihan dilakukan selama 24 jam dalam inkubator pada suhu 370C. Kemudian pembenihan tersebut disentrifuse dengan kecepatan 12.000 rpm selama 0.5 jam. Untuk LT: dengan cara reverse passive haemagglutinationtest (RPHA). Cara kerja: pada 1 tetes yang didapat di tambahkan 1 tetes reagens RPHA, ditunggu selama 2-3 jam.
 kemudian dibaca hasilnya :   aglutinasi (+) berarti LT (+)
                                                  aglutinasi (-) berarti LT (-)
Cara pemeriksaan Rotavirus
Cara pemeriksaan ini salah satunya yaitu pemeriksaan rotavirus dengan mikroskop elektron ( ME ). Cara pemeriksaan adalah : ekstrak dari 1-5 gram  tinja dicairkan, ditambah dengan 10 ml aquadest lalu diaduk dengan 10 ml trichloro-ethan selama 10 menit. Sediaan ini di sentrifuse dengan 10.000 putaran selama 30 menit dan diukur volumenya. Kemudiaan ditambah dengan 8 % polyethicene glysol 6000 dan disimpan semalam pada suhu 4 0 C.

Pulasan Gram untuk skrining
Untuk skrining dilakukan pulasan bacteriokopis yang dapat di kerjakan dengan mudah dan sering dapat memberi petunjuk tegas kepada etiologi suatu penyakit sambil menunngu hasil biakan. Cara melakukan pulasan gram untuk skrining  :
1.      Sediaan di fiksasi di atas api kemudian di biarkan dingin lagi
2.      Di pulas dengan karbol gentian violet selam 30-60 detik
3.      Zat pewarna di buang dan di tuangi dengan lugol selama 30-60 detik
4.      Sediaan di masukkan ke dalam sebuah gelas kecil yang berisi alkohol 96% selama 30 detik sambil di goyang goyang kan sampai tidak dapat zat pewarna di atas sediaan, sediaan di cuci dengan air.
5.      Sediaan di tuang dengan larutan carbol-fuksin selama 30-60 detik
6.      Sediaan di cuci dengan air dan di keringkan dengan udara

Pemeriksaan Giardia dan Candida
Isi usus halus bagian atas dari penderita diare diperoleh dengan intubasi per nasal  dalam duadenum atau melalui aspirasi dngan kapsul biopsi usus penderita lebih dahulu dipuasakan sekitar 4 jam. Untuk menenangkan penderita diberikan obat sedative ( luminal, diazepam , atau kloral hidrat ). Intubasi dilakukan dengan menggunakan pipa karet merah radio ovac steril yang dimasukkan di dalam usus halus melalui hidung. Cairan dihisap secara seri dari duadenum dengan semprit 20 ml yang dipasang pada ujung pipa sebelah luar pada waktu ujung pipa sebelah dalam telah berada  dibagian distal duodenum. Cairan ( 0,2 ml ) yang diperoleh segera dimasukkan dalam 2 ml medium tranfor ( 1,8 ml kaldu glukosa dan 0,2 ml gliserol ) dan dikultur dalam waktu 1 jam setelah dihimpun atau disimpan ( deep-frozen ) pada suhu 20 0 C sambil menunggu untuk ditanam ( dikultur ) diperoleh scairan duodenum ditentukan dengan adanya warna kuning ( warna empedu ) ph yang bersifat alkalis ( ph> 7 ) dengan kertas lakmus atau dengan pemeriksaan radiologis lokasi ujung sebelah dalam dari pipa levin. Aspirasi dilakukan berulang. Setelah cukup banyak cairan duodenum diperoleh (  1 – 5 ml ) , pipa ssegera ditarik dan dicuci dengan  air dan dibilas dengan alkohol 70 %(5).
Share :

0 komentar:

Post a Comment

Silahkan masukkan saran, komentar saudara, dengan ikhlas saya akan meresponnya.

 
SEO Stats powered by MyPagerank.Net
My Ping in TotalPing.com